Mengupas Penyakit Arteri Perifer: Kesehatan Kaki yang Perlu Diketahui
Penyakit Arteri Perifer (PAD) adalah suatu kondisi serius yang sering terabaikan. Ini terjadi akibat penyumbatan pada arteri yang membawa darah ke kaki.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Gejala yang muncul seperti nyeri atau kesemutan dapat menjadi tanda awal yang patut diwaspadai. Memahami informasi ini sangat penting untuk menjaga kesehatan kaki.
Penyakit Arteri Perifer adalah kondisi di mana arteri yang mengalirkan darah ke ekstremitas, terutama kaki, mengalami penyempitan atau penyumbatan. Penyebab utamanya adalah penumpukan plak yang terdiri dari lemak dan kolesterol di dinding arteri.
Banyak orang tidak menyadari mereka menderita PAD sampai gejala mulai tampak. Gejala awal bisa berupa rasa nyeri atau kram saat berjalan, yang umumnya akan mereda setelah beristirahat.
Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi memburuk dan menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan kaki. Dalam kasus yang lebih parah, PAD dapat mengarah pada amputasi.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Gejala awal dari PAD bervariasi, tetapi umumnya ditandai dengan kram atau nyeri di kaki atau paha. Nyeri tersebut biasanya muncul saat beraktivitas dan mereda saat istirahat.
Gejala lainnya yang mungkin muncul termasuk kulit kaki yang dingin, perubahan warna kulit, dan luka yang sulit sembuh. Dr. Susan W. F. dari Klinik Jantung Nasional mengingatkan, "Jangan anggap remeh tanda-tanda ini, segera konsultasikan dengan dokter jika muncul gejala."
Faktor risiko yang memperbesar kemungkinan terkena PAD mencakup usia, kebiasaan merokok, diabetes, serta hipertensi. Oleh karena itu, menjaga pola hidup sehat sangat penting untuk meminimalisir risiko.
Pencegahan terhadap PAD dapat dilakukan dengan gaya hidup sehat, seperti menghindari rokok, menjaga pola makan, serta rutin berolahraga. Aktivitas fisik yang teratur berkontribusi dalam meningkatkan sirkulasi darah.
Pengobatan untuk PAD biasanya mencakup perubahan gaya hidup ditambah dengan pengobatan medis. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan prosedur seperti angioplasti untuk membuka pembuluh darah yang tersumbat.
Konsultasi dengan dokter adalah langkah penting jika Anda memiliki faktor risiko PAD, karena deteksi dini dapat menghindarkan dari komplikasi yang lebih serius.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: