BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 15 APRIL 2026 • 12:36 WIB

Ketegangan Memuncak dalam Perundingan Damai AS-Iran di Islamabad

Ketegangan Memuncak dalam Perundingan Damai AS-Iran di IslamabadKetegangan Memuncak dalam Perundingan Damai AS-Iran di Islamabad

Ketegangan tinggi mewarnai perundingan damai antara Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan Utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, di Islamabad akhir pekan lalu.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Insiden hampir adu jotos terjadi setelah negosiasi yang melelahkan selama 21 jam tanpa kesepakatan pada Minggu (12/4).

Momen Menegangkan dalam Ruang Negosiasi

Insiden tegang tersebut dilaporkan oleh jurnalis Turki dari Habertürk, Cetiner Cetin, melalui cuitannya di X, menyatakan bahwa perbincangan mengenai pengelolaan Selat Hormuz menyebabkan Araghchi dan Witkoff nyaris bertindak kekerasan.

"Beberapa menit lalu dilaporkan terjadi ketegangan serius antara Menteri Abbas Araghchi dan Witkoff terkait pengelolaan Selat Hormuz, yang nyaris berujung pada perkelahian fisik. Jangan pernah mengancam pihak Iran," tulis Cetin.

Di tengah situasi tersebut, Araghchi juga dihadapkan pada Wakil Presiden AS JD Vance yang ikut serta dalam pertemuan, menambah ketegangan pada pembicaraan yang sudah panas.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Gagalnya Mufakat dalam Perundingan

Perundingan yang dimoderatori oleh Pakistan ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan damai, namun berakhir tanpa mufakat setelah diskusi panjang selama dua puluh satu jam.

Selama pertemuan, berbagai isu kunci seperti program nuklir Iran dan situasi di Selat Hormuz menjadi titik perdebatan yang tidak berujung.

Cetin menambahkan, "Saat ini, negosiasi antara Menteri Abbas Araghchi dan Wakil Presiden JD Vance berlangsung sangat tegang, bahkan nyaris berujung pada konflik terbuka."

Latar Belakang Pembicaraan Damai

Pembicaraan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menangani ketegangan yang telah muncul sejak revolusi Islam 1979, dimana hubungan AS dan Iran mengalami banyak guncangan.

Perbedaan mendasar mengenai program nuklir Iran terus menjadi penghalang utama dalam mencapai kesepakatan yang lebih luas.

Kegagalan ini memperpanjang masa gencatan senjata yang telah berlangsung sejak Rabu (8/4), menggambarkan betapa situasi ini mempengaruhi dinamika keamanan di seluruh kawasan.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ketegangan Memuncak dalam Perundingan Damai AS-Iran di Islamabad

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!