BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 14:57 WIB

Polda Sulsel Tetapkan Tersangka dalam Kematian Anggota Polisi

Polda Sulsel Tetapkan Tersangka dalam Kematian Anggota PolisiPolda Sulsel Tetapkan Tersangka dalam Kematian Anggota Polisi

Polda Sulawesi Selatan telah menetapkan satu tersangka dalam kematian Bripda Dirja Pratama, anggota Ditsamapta Polda Sulsel. Tersangka yang diidentifikasi dengan inisial P, merupakan senior korban dan juga seorang anggota polisi.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, mengungkapkan bahwa pengakuan tersangka sejalan dengan hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan adanya tanda-tanda penganiayaan pada korban. Penyidikan masih berlangsung dengan fokus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Pengakuan dan Bukti Medis

Kapolda Sulsel memberikan penjelasan lebih jauh mengenai pengakuan tersangka P yang mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap Bripda Dirja. Hasil pemeriksaan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sulsel menunjukkan adanya kecocokan antara keterangan tersangka dan kondisi fisik korban.

Djuhandhani menyatakan, "Keterangan tersangka P ada kesesuaian dari hasil keterangan Biddokes seperti memukul bagian kepala dan bagian tubuh lainnya. Hal itu sudah sinkron." Penyidik merasa memiliki dasar yang cukup untuk melanjutkan proses penyidikan kasus ini.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Penyidikan Berlanjut

Meskipun satu tersangka telah ditetapkan, Kapolda menegaskan bahwa penyidikan tidak berhenti di situ. Ia mengisyaratkan pentingnya untuk terus menginvestigasi kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kejadian ini.

"Kita tidak dengan begitu saja percaya. Karena kami masih melihat keterlibatan lainnya," ungkapnya, yang mencerminkan sikap hati-hati dalam penanganan kasus ini, terutama mengingat latar belakang serta profesi tersangka.

Laporan Palsu dan Proses Penyelidikan

Djuhandhani juga menyoroti adanya laporan awal yang dianggap tidak akurat mengenai penyebab kematian Bripda Dirja. Ia menjelaskan bahwa informasi awal yang diterima adalah bahwa Bripda Dirja meninggal dunia akibat membenturkan kepala.

"Dari laporan awal yang kami terima dari anggota, bahwa Bripda Dirja meninggal dunia karena membentur-benturkan kepalanya. Itu pertama kali informasi yang kami dapatkan," bebernya, menambahkan bahwa laporan tersebut kemudian terbukti tidak benar setelah penyelidikan lebih mendalam.

Setelah penyelidikan dilakukan, kepolisian menemukan bahwa penganiayaan oleh senior korban adalah penyebab kematian. "Setelah kita melakukan upaya pemeriksaan oleh Biddokes, kita temukan beberapa yang lebam, dan kita yakini bahwa itu adalah luka penganiayaan," pungkasnya.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Polda Sulsel Tetapkan Tersangka dalam Kematian Anggota Polisi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!