Menghadapi Kecanduan Judi Online: Pengalaman Pribadi Seorang Mantan Penjudi
Kecanduan judi online menjadi masalah yang semakin serius di Indonesia, memberikan dampak merugikan bagi korban dan keluarga mereka. Erwin, seorang mantan penjudi, mengungkapkan perjuangannya setelah terjerat dalam aktivitas ini selama delapan tahun dan berupaya keras untuk keluar dari jerat tersebut.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Kecanduan judi online, atau yang dikenal dengan istilah 'judol', telah menyebabkan dampak psikologis yang signifikan bagi individu yang terlibat. Mereka sering terjebak dalam siklus kekalahan dan berusaha memulihkan kerugian melalui perjudian yang lebih lanjut.
Erwin menyoroti, 'Saya jujur 2-3 tahun terakhir susah untuk berhenti itu karena masih ada ambisi untuk mengembalikan kekalahan ini.' Ini menggambarkan tekanan besar yang dihadapi individu ketika mencoba untuk keluar dari kegelapan perjudian.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Menghadapi kecanduan judi online memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk keluarga dan komunitas. Dea Rachman, Plt Kepala Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi), menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung pemulihan individu yang terjerat judi.
Dia mengingatkan anggota keluarga, 'Jangan tambahkan lagi dengan stres, melainkan berikan pengertian.' Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih positif untuk memfasilitasi pemulihan.
Gopay telah meluncurkan kampanye 'Judi Pasti Rugi' sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan risiko judi online di 66 kota di Indonesia. Kelvin Timotius, Head of Gopay, menjelaskan bahwa mereka mendorong edukasi berbasis pengalaman nyata dari para korban perjudian.
Kelvin menambahkan, 'Sebenarnya ya, cara yang paling bagus adalah berhenti.' Pernyataan ini menunjukkan pentingnya kesadaran diri dan keputusan tegas untuk tidak terjerat lebih dalam dalam perjudian online.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: