BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 12:06 WIB

Mengapa Kita Sering Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Bergerak?

Mengapa Kita Sering Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Bergerak?Mengapa Kita Sering Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Bergerak?

Banyak orang mengalami kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas fisik yang signifikan. Penyebab rasa lelah ini bisa beragam, mulai dari kurang tidur hingga stres yang berkepanjangan.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran

Kesehatan mental dan fisik saling berkaitan, dan seringkali kita tidak menyadari bahwa pikiran yang terus berputar dapat berkontribusi pada rasa lelah kita. Mari kita bahas beberapa faktor yang memengaruhi hal ini.

Kualitas Tidur yang Buruk

Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk memulihkan energi tubuh. Gangguan tidur yang disebabkan oleh kebisingan atau cahaya dapat menghambat proses pemulihan tenaga.

Kurangnya jam tidur yang cukup juga memainkan peran besar dalam kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa sebaiknya tidur antara 7 hingga 9 jam setiap malam untuk menghindari rasa lelah yang berlebihan.

Tidur REM yang tidak mencukupi dapat membuat seseorang merasa lelah, meskipun durasi tidur mungkin terlihat cukup. Pada fase tidur REM, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan yang penting bagi kesehatan.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Stres dan Kecemasan

Stres adalah salah satu penyebab utama yang sering luput dari perhatian. Stres yang berkepanjangan dapat membuat pikiran kita terus berada dalam kondisi siaga, yang kemudian menguras energi.

Kecemasan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap rasa lelah. Pikiran yang terus-menerus berputar membuat tubuh merasa kehabisan tenaga, meski aktivitas fisik tidak banyak dilakukan.

Menurut American Psychological Association, mengelola stres melalui teknik relaksasi atau meditasi dapat membantu mengurangi kelelahan. Berbagai metode seperti pernapasan dalam dapat mengembalikan energi dan fokus.

Kurangnya Aktivitas Fisik

Ironisnya, kurangnya aktivitas fisik dapat memicu kelelahan. Ketika tubuh tidak bergerak, sistem metabolisme tidak mendapatkan stimulasi yang diperlukan.

Aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki atau melakukan peregangan, dapat meningkatkan sirkulasi darah dan merangsang produksi endorfin, yang dapat memberikan dorongan energi.

Para ahli merekomendasikan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Cara ini dapat mengurangi rasa lelah dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Kita Sering Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Bergerak?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!