Solusi Inovatif CARRIE: Robot Otonom untuk Pengiriman Barang di Lingkungan Industri yang Menantang
Industri lokal kini mengadopsi teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi pengiriman barang, terutama di medan kerja yang sulit dan ruang terbatas.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
CARRIE, robot otonom yang dikembangkan oleh BRIN, hadir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan dalam proses pengantaran di lingkungan industri.
Pengantaran barang di industri lokal biasanya menghadapi berbagai tantangan, terutama di area dengan permukaan yang keras dan medan tidak rata.
Dalam pengoperasian sistem konvensional, seringkali ditemukan rintangan yang mengurangi efisiensi dan meningkatkan risiko keselamatan.
Roni Permana Saputra, Peneliti Ahli Madya di Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN, menyatakan bahwa kondisi yang dinamis ini memerlukan solusi yang lebih fleksibel.
Ia menekankan pentingnya inovasi untuk memenuhi kebutuhan industri yang selalu berubah dan bersifat kompleks.
CARRIE, yang merupakan singkatan dari Collaborative Autonomous Robot for Rugged Industrial Environment, dirancang untuk menjawab tantangan pengantaran barang.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Robot ini memiliki platform mekanik yang adaptif, memungkinkannya beroperasi meski dihadapkan dengan berbagai rintangan.
Dengan teknologi pemetaan lingkungannya, CARRIE dapat menavigasi tanpa memerlukan jalur tetap, dan dapat menyesuaikan rute secara otomatis sesuai kondisi yang dihadapi.
Keberadaan CARRIE menjadi bukti nyata dari kemajuan teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas di sektor industri.
Dari segi mekanik, CARRIE dilengkapi dengan mechanism swing arm yang menghubungkan dua platform dengan free rotation joint.
Fitur ini memungkinkan robot agar tetap stabil saat melintasi permukaan yang tidak rata, sangat tepat untuk sektor manufaktur dan pergudangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: