BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 24 JANUARI 2026 • 12:36 WIB

Longsor di Cisarua: Enam Nyawa Melayang, Pencarian Korban Masih Berlanjut

Longsor di Cisarua: Enam Nyawa Melayang, Pencarian Korban Masih BerlanjutLongsor di Cisarua: Enam Nyawa Melayang, Pencarian Korban Masih Berlanjut

Peristiwa longsor di Cisarua, Bandung Barat, memakan enam korban jiwa dan mengancam keselamatan 111 warga lainnya.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Hingga kini, pencarian masih berlangsung untuk menemukan 84 orang yang hilang akibat bencana tersebut.

Rincian Kejadian Longsor

Longsor terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu. Menurut Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, hujan deras sebelum kejadian menjadi pemicu utama longsor yang menimbun total 30 rumah.

Dampak dari peristiwa ini cukup serius, dengan enam warga dinyatakan meninggal dunia dan 21 orang berhasil diselamatkan. "Hujan deras yang terjadi sebelumnya memicu terjadinya longsor ini," ujar Nur Awaludin Lubis.

Sebanyak 111 warga terkena dampaknya, dan saat ini, mereka yang selamat masih dalam pemulihan pasca bencana.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Identifikasi Korban

Dari data yang menghimpun, Korban yang meninggal dunia adalah Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat. Mereka sebagian besar berasal dari area bukit kaki Gunung Burangrang yang dikenal rawan longsor.

Tim gabungan dari BASARNAS, TNI, dan relawan lokal masih melakukan pencarian untuk menemukan orang-orang yang dilaporkan hilang. "Kami akan terus berupaya sampai semua warga yang hilang dapat ditemukan," tegas Nur Awaludin.

Para penyintas saat ini juga mendapatkan perawatan untuk memulihkan kondisi fisik dan emosional mereka.

Kegiatan Pencarian dan Tanggap Darurat

Sejak longsor terjadi, tim SAR sudah dikerahkan untuk membantu pencarian dan penyelamatan. Pencarian dilakukan dengan alat berat untuk menggeser material longsor yang menutupi rumah warga.

Nur Awaludin menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membantu pencarian. "Kami memerlukan semua tenaga dan sumber daya yang ada untuk mendukung upaya pencarian ini," ujarnya.

Bantuan dari pemerintah daerah juga telah datang, memberikan makanan dan kebutuhan dasar kepada para pengungsi. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Longsor di Cisarua: Enam Nyawa Melayang, Pencarian Korban Masih Berlanjut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!