Tim SAR Temukan Enam Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat di Sulawesi Selatan
Pada hari keenam pencarian, enam jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 ditemukan di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Penemuan ini diumumkan pada pukul 09.30 Wita dengan jenazah tersebar dalam radius 50 meter dari lokasi sebelumnya.
Tim SAR menghadapi berbagai tantangan selama proses evakuasi akibat medan yang curam dan jurang di lokasi penemuan.
Penggunaan teknik vertical rescue dengan jet ring direncanakan untuk mengangkat jenazah ke area yang aman.
"Enam jenazah sudah kita rencanakan untuk evakuasi menggunakan teknik vertical rescue. Setelah diangkat ke puncak, jenazah akan dibawa ke posko, selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi," ungkap Kolonel Inf Dody Triyo Hadi.
Karena kondisi jenazah yang telah mengalami pembengkakan, tim harus melakukan penandaan dan pelaporan posisi sebelum identifikasi lengkap oleh tim DVI Polri.
Sampai hari keenam pencarian, total delapan korban telah ditemukan, termasuk satu potongan tulang lengan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
Peningkatan hasil pencarian ini diyakini berasal dari perubahan strategi operasi pencarian yang lebih efisien.
Metode pencarian yang baru menggunakan sistem pergerakan tiga hari memungkinkan tim menjangkau area yang lebih luas.
Pembagian sektor pencarian menjadi sektor satu hingga delapan dengan kode warna juga meningkatkan pemetaan dan koordinasi di lapangan.
Ditemukannya enam jenazah secara bersamaan menjadi salah satu momen penting dalam pencarian ini.
Tim SAR masih melanjutkan penyisiran di sektor lainnya untuk menemukan seluruh korban yang masih hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: