Data Langkah Kaki Ko-Pilot ATR Ditegaskan Bukan dari Hari Kecelakaan
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i mengungkap bahwa rekaman aktivitas langkah kaki ko-pilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, berasal dari beberapa bulan lalu. Ini mengklarifikasi bahwa data tersebut tidak terkait dengan insiden pesawat yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Pernyataan ini disampaikan setelah investigasi yang melibatkan kerjasama dengan Polda Sulawesi Selatan, di mana keterangan telah diminta dari berbagai pihak untuk menjelaskan situasi kepada keluarga Farhan.
Marsekal Madya TNI M Syafi'i memberikan penjelasan di Gedung DPR, Jakarta, terkait data langkah kaki Farhan yang terekam oleh smartwatch. Ia menegaskan bahwa data aktivitas tersebut menunjukkan kejadian yang berlangsung di Yogyakarta dan bukan saat pesawat jatuh.
Investigasi ini dilakukan dengan dukungan dari Polda Sulawesi Selatan, di mana tim Basarnas dan kepolisian telah melakukan verifikasi dan menginformasikan hal ini kepada keluarga Farhan agar mereka mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai situasi saat ini.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Keluarga Farhan, yang dipimpin oleh kakak pacarnya Pitri Keandedes Hasibuan, memberikan tanggapan terhadap informasi mengenai langkah kaki yang terpantau. Pitri menyatakan bahwa data dari ponsel Farhan menunjukkan bahwa langkah kaki meningkat meskipun pencarian telah memasuki hari ketiga.
Permohonan untuk memperluas operasi pencarian disampaikan oleh keluarga dengan harapan agar lebih banyak tim SAR dapat dikerahkan. 'Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah dan ini hari ketiganya di hutan,' ujar Pitri.
Pihak Basarnas juga mengerahkan sejumlah pesawat, termasuk pesawat Boeing dan helikopter, dalam upaya pencarian. M Syafi'i berharap agar cuaca mendukung sehingga operasi dapat dilakukan dengan lancar.
Ia secara khusus meminta masyarakat untuk berdoa agar 'semua proses berjalan dengan lancar', menegaskan komitmen Basarnas dalam upaya pencarian Farhan dan memastikan operasi penyelamatan berlangsung optimal.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: