Prabowo Soroti Pentingnya Pengawasan Terhadap PKB di Acara Retret
Presiden Prabowo Subianto menekankan perlunya pengawasan terhadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) saat acara retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyikapi pernyataan tersebut dengan santai, menyebutnya sebagai candaan.
Pada Selasa, 6 Januari 2025, Prabowo menyampaikan keprihatinannya terhadap PKB di hadapan para ketua partai koalisi. Ia memulai dengan menanyakan kehadiran Cak Imin di tengah mereka.
Prabowo berkelakar, "Ketua PKB ini harus diawasi terus ini," dan pernyataan tersebut sukses mengundang tawa dari peserta yang hadir.
Meskipun disampaikan dalam suasana santai, ungkapan ini menjadi sorotan, karena PKB merupakan salah satu partai kunci dalam koalisi pemerintahan saat ini.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Cak Imin menyatakan bahwa ia tidak merasa perlu menanggapi serius lelucon Prabowo dan menilai hal itu sebagai candaan biasa. "Ya bercanda, bercanda," ujarnya di Hambalang.
Ia menambahkan, "Sering begitu, bercanda begitu, lah. Gojlokan begitu," yang menunjukkan bahwa komunikasi mereka sering kali diwarnai humor.
Respon ini mencerminkan hubungan akrab antara kedua politisi, meskipun ada konteks politik yang serius di belakangnya.
Acara retret ini dihadiri oleh para ketua partai koalisi lainnya, di mana Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antara mereka. Ia meyakinkan, "Tapi di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai ada semua ya? Ada,".
Pernyataan ini secara tidak langsung mencerminkan strategi politik untuk memastikan keberlanjutan koalisi dan memperkuat sinergi antara partai-partai yang terlibat.
Dengan suasana akrab dan hangat, acara ini menunjukkan bahwa meskipun di tengah tekanan politik, hubungan personal antara pemimpin partai tetap terjaga.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: