BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 21:03 WIB

Korea Utara Selenggarakan Upacara Penyambutan Pasukan Kembali dari Rusia

Korea Utara Selenggarakan Upacara Penyambutan Pasukan Kembali dari RusiaKorea Utara Selenggarakan Upacara Penyambutan Pasukan Kembali dari Rusia

Korea Utara baru-baru ini mengadakan upacara untuk menyambut kepulangan pasukan yang telah menjalankan misi pembersihan ranjau di Rusia. Dalam acara tersebut, Pemimpin Kim Jong-un memberikan penghormatan khusus kepada prajurit yang gugur selama penugasan.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Sekitar 1.000 pasukan terlibat dalam misi ini, yang merupakan bagian dari dukungan tangguh Korea Utara terhadap upaya perang Rusia di Ukraina. Laporan dari Korean Central News Agency mengungkapkan bahwa kontribusi ini menjadi langkah signifikan bagi kedua negara.

Rincian Misi Pembersihan Ranjau

Korea Utara telah mengirim pasukan teknik ke Rusia sejak Agustus lalu, dengan tujuan membantu pembersihan ranjau yang dipasang selama konflik di Ukraina. Sekitar 1.000 prajurit terlibat langsung dalam misi tersebut, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap sekutu.

Badan intelijen Korea Selatan mencatat bahwa Korea Utara juga mengirim sekitar 15.000 tentara tempur untuk mendukung aksi militer Rusia. Namun, selama pelaksanaan misi, dilaporkan bahwa sekitar 2.000 prajurit mengalami kehilangan nyawa di lapangan, menyoroti betapa berbahayanya situasi di sana.

Misi pembersihan ranjau ini berlangsung di tengah ketatnya kondisi perang, di mana setiap langkah yang diambil prajurit memiliki resiko tinggi. Hal ini memperlihatkan keseriusan Korea Utara untuk membantu memperbaiki situasi di wilayah terdampak pertempuran.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Penghormatan dari Pemimpin

Dalam pidatonya pada upacara penyambutan, Kim Jong-un menyatakan rasa syukurnya atas kembalinya sebagian besar prajurit dengan selamat. Namun, ia juga mengekspresikan kesedihan atas kehilangan sembilan prajurit selama misi tersebut.

Kim menggambarkan misi ini sebagai pengalaman yang berlangsung dalam 'lingkungan tempur yang keras'. Ia menekankan bahwa perjuangan para prajurit mencerminkan 'kepahlawanan dan profesionalisme', serta dedikasi mereka terhadap tugas nasional.

Lebih lanjut, Kim menyampaikan bahwa para insinyur militer telah berhasil mengubah zona berisiko menjadi area aman dalam waktu kurang dari tiga bulan. Pencapaian ini ia kaitkan dengan kedisiplinan dan kesatuan dalam kelompok.

Komitmen Ideologis dan Rasa Kebersamaan

Kim Jong-un juga menegaskan pentingnya komitmen ideologis prajurit selama menjalankan misi. Ia mengingatkan mereka akan kesediaan untuk mengutamakan keselamatan rekan setim di atas keselamatan diri sendiri sebagai kunci keberhasilan misi.

Walau menemui risiko yang cukup besar, prajurit menunjukkan keberanian tinggi dalam mengatasi situasi berbahaya yang mereka hadapi. Ini menunjukkan visi Kim mengenai peran militer dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

Dengan pulangnya pasukan ini, Kim berharap kontribusi mereka akan semakin memperkuat posisi Korea Utara di kancah internasional, serta mempererat hubungan dengan Rusia.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Korea Utara Selenggarakan Upacara Penyambutan Pasukan Kembali dari Rusia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!