BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 11:31 WIB

IKN: Harapan dan Tantangan di Ibu Kota Baru Indonesia

IKN: Harapan dan Tantangan di Ibu Kota Baru IndonesiaIKN: Harapan dan Tantangan di Ibu Kota Baru Indonesia

Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kini menjadi sorotan sebagai pengganti Jakarta yang memiliki masalah polusi dan kepadatan penduduk. Namun, ada kekhawatiran bahwa IKN bisa menjadi kota hantu di tengah aspirasi untuk meratakan pembangunan di Indonesia.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Pengunjung IKN mengakui kemodernan dan kebersihan kota ini, yang mengingatkan mereka pada Singapura, meskipun suasana sepi mengecewakan harapan. Banyak yang berharap IKN dapat memenuhi visinya sebagai ibu kota baru Indonesia di masa mendatang.

Kondisi IKN dan Harapan Wisatawan

Kunjungan ke IKN oleh wisatawan dari Sulawesi, Clariza, berpendapat, 'Rasanya seperti Singapura. Bersih, modern, seperti sesuatu yang mustahil di tengah hutan.' Meskipun mengagumi infrastruktur yang ada, Clariza merasa ketidaknyamanan akibat kesunyian di kawasan tersebut.

Clariza juga menyampaikan optimisme tentang IKN sebagai ibu kota baru Indonesia, berharap pembangunan bisa lebih terpusat di luar Pulau Jawa. 'Bagi kami yang tinggal di wilayah timur, terasa lebih terpusat kalau ibu kota berada di sini,' ujarnya.

Dengan berbagai fasilitas yang telah dibangun seperti Istana Garuda dan Taman Kusuma Bangsa, Clariza tetap menyatakan, 'Tapi juga terasa aneh dan sepi. Belum ada siapa-siapa di sini,' mencerminkan kekhawatiran akan masa depan kawasan tersebut.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Perkembangan Infrastruktur dan Target Pemerintah

Dalam rangka mewujudkan IKN sebagai ibu kota baru, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 menetapkan target konkret pembangunan. Ini mencakup pengembangan kawasan inti pusat pemerintahan seluas 800-850 hektare dan pencapaian 20% pembangunan gedung di IKN.

Perpres tersebut juga menekankan perlunya pembangunan hunian yang layak dan terjangkau mencapai 50%, dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diusulkan untuk berkantor di IKN. Ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan.

Selama libur Lebaran 2025, IKN mencatat kunjungan 64 ribu pelancong, menunjukkan minat tinggi terhadap kawasan tersebut dari wisatawan domestik dan mancanegara.

Dampak Pembangunan bagi Komunitas Lokal

Masyarakat lokal, seperti suku Balik yang tinggal di tepi Sungai Sepaku, menghadapi dampak langsung dari pembangunan IKN. Petani dan nelayan lokal seperti Arman mengungkapkan kekhawatiran terhadap perubahan lingkungan dan risiko bencana banjir yang semakin memburuk.

'Air itu hanya mengalir ke IKN,' keluh Arman, menyoroti kesulitan akses air bersih di daerah tersebut. Meskipun mereka tidak mendapatkan fasilitas yang sama, ada harapan untuk keuntungan dari keberadaan ibu kota baru.

'Kalau proyek ini berhenti, kami kehilangan segalanya, tetapi kalau terus berjalan tanpa melibatkan kami, kami juga kehilangan,' tegas Arman, menampilkan dilema antara kemajuan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat lokal.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

IKN: Harapan dan Tantangan di Ibu Kota Baru Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!