Sam Altman, CEO OpenAI, menilai ide membangun pusat data di luar angkasa tidak realistis dalam konteks teknologi dan ekonomi saat ini.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Pernyataan ini diungkapkan sebagai respon terhadap Elon Musk yang ingin mengembangkan infrastruktur data orbital.
Pernyataan Altman di AI Impact Summit
Altman mengemukakan pandangannya di depan para peserta AI Impact Summit yang diadakan di New Delhi, India, pada Februari lalu.
Ia tegas mengatakan, "Saya pribadi merasa, dengan kondisi saat ini, gagasan menempatkan data center di luar angkasa adalah sesuatu yang tidak masuk akal."
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Biaya dan Tantangan Teknis
Dalam penjelasannya, Altman menyoroti bahwa biaya peluncuran dan operasional pusat data di luar angkasa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang ada di Bumi.
"Namun jika melihat perhitungan kasar antara biaya peluncuran dan biaya energi yang bisa kita hasilkan di Bumi... kita belum sampai pada tahap itu," ungkapnya.
Tantangan dalam pemeliharaan perangkat keras di luar angkasa juga menjadi poin penekanan, terutama terkait dengan perbaikan komponen yang sering mengalami kerusakan.
Skeptisisme dari Pelaku Industri
Pendapat skeptis mengenai gagasan ini juga disampaikan oleh Matt Garman, CEO Amazon Web Services, yang mengklaim bahwa teknologi saat ini masih "sangat jauh" dari implementasi komersial.
Elon Musk sebelumnya juga mempromosikan ide pusat data luar angkasa sebagai bagian dari rencana bisnis SpaceX dan xAI.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: