Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 14:28 WIB

Omoway Luncurkan Kantor Regional di Jakarta untuk Dorong Ekspansi di ASEAN

Author

Omoway Luncurkan Kantor Regional di Jakarta untuk Dorong Ekspansi di ASEAN

Omoway, produsen motor listrik terkemuka asal China, baru saja meresmikan markas besarnya di Jakarta sebagai pusat utama untuk kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Pembukaan kantor yang berfungsi sebagai hub operasional dan showroom ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kawasan strategis untuk pengembangan bisnis mereka.

Markas Besar yang Multifungsi di Jakarta

Markas besar Omoway yang megah berdiri setinggi 10 lantai, menawarkan berbagai fasilitas untuk mendukung operasional dan showcase produk terbaru.

Desain kantor ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang kerja, tetapi juga sebagai pusat pengembangan bisnis dan hub regional untuk jaringan penjualan serta layanan motor listrik di seluruh ASEAN.

Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan

Strategi Ekspansi Jaringan di Indonesia

Yulong Chen, General Manager Omoway Indonesia, menyebutkan bahwa terdapat rencana besar untuk memperluas jaringan mereka di Jawa dan Bali pada tahun depan.

Setelah pengembangan di dua pulau ini, fokus akan dialihkan untuk meluaskan jangkauan jaringan sampai ke Sumatera dan Kalimantan, dengan tujuan utama mempertahankan performa produk dan kualitas layanan.

Inovasi dan Infrastruktur Motor Listrik

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Omoway mempersiapkan jaringan purna jual yang komprehensif serta infrastruktur pengisian daya untuk mendukung pertumbuhan ekosistem motor listrik di Indonesia.

Produk unggulan mereka, OMO X, telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan dan siap memasuki proses produksi massal dalam waktu dekat.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU