Senin, 15 DESEMBER 2025 • 13:32 WIB

Apple Peringatkan Pengguna tentang Risiko Menggunakan Google Chrome

Author

Apple Peringatkan Pengguna tentang Risiko Menggunakan Google Chrome

Apple baru-baru ini mengeluarkan peringatan bagi pengguna iPhone, iPad, dan Mac untuk menghindari penggunaan Google Chrome, browser yang dikembangkan oleh Google.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Melalui klaim di situs resmi Safari, Apple menekankan perlindungan privasi yang lebih baik dibandingkan peramban pesaingnya.

Kekhawatiran Terhadap Praktik Fingerprinting

Apple mengungkapkan keprihatinannya terhadap teknik fingerprinting, yang digunakan untuk mengumpulkan data pengguna berupa riwayat penjelajahan, lokasi, dan kebiasaan penggunaan aplikasi.

Pernyataan dari Apple menjelaskan, "Safari berupaya mencegah pengiklan dan situs web menggunakan kombinasi karakteristik unik dari perangkat Anda untuk membuat ‘sidik jari’ atau fingerprint guna melacak Anda."

Fitur-fitur yang ada di Safari dirancang untuk mencegah pengumpulan data yang berlebihan, sehingga memberikan perlindungan lebih pada pengguna.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Fitur Keamanan Safari yang Mengungguli Chrome

Safari dilengkapi dengan sejumlah fitur untuk melindungi privasi, seperti Intelligent Tracking Prevention yang otomatis membatasi pelacakan lintas situs.

Dalam penjelasannya, Apple menambahkan, "Untuk memerangi teknik fingerprinting, Safari menampilkan versi konfigurasi sistem perangkat pengguna yang disederhanakan, sehingga perangkat pengguna di internet terlihat identik dan sulit dibedakan dari pengguna lain."

Fitur tambahan seperti Fingerprint Defence dan Passkeys juga memberikan keamanan yang lebih saat beraktivitas online.

Persaingan di Pasar Browser dan Dampak Terhadap Safari

Dalam statistik terbaru, Safari masih menduduki posisi sebagai browser dominan di iPhone dengan pangsa pasar 11,49% pada November 2025, sementara Chrome hanya memiliki 2,25%.

Namun, terdapat penurunan popularitas bagi Safari dibandingkan tahun lalu yang mencapai 14,37%.

Sebagian pihak berspekulasi bahwa Apple khawatir akan penurunan tren penggunaan Safari, sedangkan pangsa pasar Chrome di iPhone terlihat stagnan, terlihat berbeda dengan keadaan global.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU