OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT Atlas, sebuah peramban baru yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan, pada Selasa, 21 Oktober 2025.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Peramban ini direncanakan untuk tersedia gratis bagi seluruh pengguna di fase awal peluncurannya, dengan peluncuran pertama kali di sistem operasi macOS.
Fitur Utama ChatGPT Atlas
Salah satu fitur unggulan dari ChatGPT Atlas adalah chatbot bawaan yang terintegrasi pada panel samping. Chatbot ini secara otomatis menampilkan konteks halaman web yang sedang dibuka oleh pengguna, mempermudah akses informasi.
Fitur lainnya, riwayat peramban, memungkinkan ChatGPT untuk mempelajari pola kunjungan pengguna. Dengan pemahaman ini, ChatGPT dapat memberikan jawaban yang lebih personal dan relevan.
Selain itu, ada fitur 'agent mode', yang memungkinkan pengguna memberikan perintah kepada chatbot untuk menyelesaikan tugas-tugas sederhana langsung dari peramban. Fitur ini khusus ditujukan bagi pelanggan yang berlangganan layanan ChatGPT berbayar.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Revolusi dalam Industri Peramban
Peluncuran ChatGPT Atlas menandai era baru dalam persaingan industri peramban web yang kini mulai mengintegrasikan dukungan AI. Nick Turley, Kepala ChatGPT, mengatakan evolusi ini merevolusi cara orang bekerja secara daring.
Meskipun Google Chrome masih mendominasi pasar dengan lebih dari tiga miliar pengguna, kehadiran peramban bertenaga AI seperti ChatGPT Atlas dipandang mampu mengubah paradigma interaksi pengguna dengan informasi di internet.
Perusahaan rintisan lainnya juga mulai mengikuti langkah OpenAI. Contohnya, Perplexity telah meluncurkan Comet, sementara The Browser Company memperkenalkan Dia, menunjukkan peningkatan kompetisi di industri peramban berbasis AI.
Respons dan Harapan Pengguna
Sejak peluncurannya, respons terhadap ChatGPT Atlas sangat beragam. Beberapa pengguna mengapresiasi fitur interaktif yang memudahkan akses informasi, sementara yang lain masih skeptis mengenai efektivitas teknologi ini.
OpenAI berkomitmen untuk terus memperbaiki dan meningkatkan fitur peramban berdasarkan umpan balik dari pengguna. Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan pengalaman terbaik.
Dengan peluncuran ChatGPT Atlas, OpenAI tidak hanya meluncurkan peramban baru, tetapi juga mengambil peran aktif dalam mendefinisikan ulang cara orang berselancar dan mencari informasi di dunia maya.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: