Jumat, 08 AGUSTUS 2025 • 07:15 WIB

Pengembangan Game Contraband Dihentikan Oleh Xbox

Author

Pengembangan game Contraband yang telah berlangsung selama lima tahun dinyatakan dihentikan oleh Xbox di tengah pemutusan hubungan kerja massal yang terjadi di berbagai divisi Microsoft.

Penghentian ini terjadi tanpa pernyataan resmi dari Microsoft, sementara Avalanche Studios juga belum merespons keputusan yang sangat mendadak ini.

Situasi Terkini Pengembangan Contraband

Pengembangan Game Contraband, yang berada di bawah naungan Xbox dan Avalanche Studios, telah mengalami kebuntuan. Stephen Totilo menjelaskan bahwa game ini kini dalam keadaan ditahan tanpa penjelasan resmi dari pihak Microsoft.

Microsoft baru-baru ini melakukan pemotongan tenaga kerja yang besar-besaran, yang berdampak pada banyak pegawai di berbagai divisi. Situasi ini diyakini turut mempengaruhi perkembangan game yang semula dinanti-nantikan tersebut.

Konfirmasi dari Avalanche Studios

Setelah berita penghentian pengembangan tersebar, Jason Schreier dari Bloomberg juga menyampaikan bahwa pengembangan Contraband memang telah dibatalkan. Avalanche Studios kemudian merespons dengan pernyataan resmi yang mengonfirmasi penghentian ini.

Dalam pernyataan tersebut, Avalanche Studios mengungkap bahwa mereka dan Xbox Game Studios telah melakukan kolaborasi dalam proyek ini. Namun, saat ini semua aktivitas pengembangan telah dihentikan dan mereka akan mengevaluasi langkah selanjutnya untuk proyek Contraband.

Masa Depan Game Contraband

Walaupun pengembangan game saat ini telah dihentikan, peluang pengembangan di masa depan masih terbuka. Tim pengembangan berencana untuk melakukan evaluasi mendalam mengenai masa depan Contraband.

Keputusan untuk menghentikan proyek sebagian besar didasari oleh kondisi internal di Microsoft dan bukan berdasarkan kendala teknis dalam pengembangan game tersebut. Hal ini menimbulkan harapan bahwa Contraband dapat hidup kembali dalam bentuk baru atau dengan strategi baru di kemudian hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU