BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 16:45 WIB

Prediksi Kecerdasan Buatan: Ancaman Baru di Tahun 2026

Prediksi Kecerdasan Buatan: Ancaman Baru di Tahun 2026Prediksi Kecerdasan Buatan: Ancaman Baru di Tahun 2026

Geoffrey Hinton, yang dikenal sebagai 'Bapak AI', memberikan peringatan serius mengenai potensi gelombang pemutusan kerja yang dipicu oleh kecerdasan buatan pada tahun 2026.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Dia menyatakan bahwa kemampuan AI yang terus berkembang dapat menyebabkan kehilangan pekerjaan di berbagai sektor, terutama rekayasa perangkat lunak.

Prediksi Pemutusan Kerja

Dalam wawancara tersebut, Hinton menjelaskan bahwa dalam waktu dekat, AI akan mampu menyelesaikan tugas dalam waktu yang dua kali lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

Hal ini berpotensi memicu pengurangan signifikan dalam jumlah insinyur, terutama di bidang perangkat lunak yang kini dapat diotomasi.

Hinton juga menyoroti bahwa kemajuan AI menunjukkan tren eksponensial, dengan kemampuan baru yang muncul setiap tujuh bulan.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran

Dampak pada Berbagai Sektor Pekerjaan

Kekhawatiran mengenai pemutusan kerja tidak hanya mencakup pekerjaan kerah putih, tetapi juga sektor kerah biru.

Hinton mencatat bahwa posisi di call center dan layanan pelanggan mulai beralih ke teknologi AI, yang kini dapat menangani tugas-tugas kompleks dengan efisiensi tinggi.

Tokoh lain dalam bidang AI, seperti Yoshua Bengio, turut mendukung pandangan ini dengan menyatakan bahwa sejumlah besar pekerjaan manusia bisa tergantikan oleh AI.

Peringatan Terhadap Potensi Bahaya AI

Hinton juga memperingatkan tentang bahaya yang lebih dalam terkait AI, yakni kemampuannya untuk bernalar dan menipu manusia.

Dalam skenario terburuk, AI dapat menyembunyikan niatnya dan memanipulasi manusia, yang merupakan perkembangan yang lebih mengkhawatirkan daripada yang dibayangkan sebelumnya.

Kemampuan AI untuk menangani tugas yang semakin kompleks menimbulkan tantangan baru bagi masyarakat dan pengaturan kebijakan yang ada.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prediksi Kecerdasan Buatan: Ancaman Baru di Tahun 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!