Fabio Quartararo menghadapi kesulitan besar dalam sesi tes resmi yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand. Hasil yang didapat pebalap asal Prancis ini ternyata jauh dari harapan.
Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Meskipun telah berusaha keras mengendarai Yamaha M1 terbaru dengan mesin V4, Quartararo tidak mampu menembus sepuluh besar pebalap tercepat. Dengan balapan perdana semakin dekat, dia mengungkapkan timnya memerlukan lebih banyak waktu untuk membenahi performa.
Hasil Tes yang Mengecewakan
Selama sesi tes resmi yang diadakan baru-baru ini, Quartararo gagal menunjukkan performa terbaiknya. Dia mengakui hasil yang diperoleh tidak memuaskan, meskipun telah melakukan usaha maksimal.
Waktu yang dicatat Quartararo membuatnya terpaut jauh dari jajaran pebalap tercepat. Hal ini menjadi perhatian karena seri perdana MotoGP semakin mendekat.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Masalah Teknis yang Menghantui
Yamaha sebelumnya mengalami masalah teknis saat sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang berakibat pada penundaan pengembangan tim. Meskipun penyebab telah diidentifikasi, mereka memutuskan untuk membatasi jarak tempuh mesin di Buriram.
Quartararo menyatakan, "Hari ini, jarak tempuh mesin sudah habis, jadi kami hanya punya satu motor." Dengan sumber daya yang terbatas, fokus tim kini tertuju pada pengaturan dan aspek lain untuk meningkatkan performa.
Proses Pengembangan yang Memakan Waktu
Quartararo menjelaskan bahwa untuk menjadikan Yamaha M1 V4 kompetitif, dibutuhkan proses yang tidak singkat. Dia memperkirakan bahwa waktu yang diperlukan akan berlangsung sepanjang musim.
Dia menambahkan, "Saya pikir ini akan memakan waktu sepanjang tahun, jujur saja, karena saya rasa kita tidak bisa menemukan semua yang kita butuhkan dengan sangat cepat." Tantangan ini merupakan bagian dari usaha tim untuk meraih posisi lebih baik di setiap balapan.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: