Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, baru-baru ini mengungkapkan kekagumannya terhadap intensitas pertandingan di Super League 2025/2026.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Setelah menyaksikan beberapa laga, ia merasa terkesan dengan performa yang ditunjukkan oleh para tim di liga tersebut.
Kekaguman Herdman terhadap Super League
Dalam kunjungan terbarunya, Herdman menyaksikan pertandingan antara Persija dan Madura United pada 23 Januari, serta laga antara Persita melawan Bhayangkara FC pada 24 Januari.
Ia merasakan langsung betapa tingginya intensitas permainan yang ditampilkan oleh kedua tim ini.
"Saya sedikit terkejut dengan intensitas di sini [Super League 2025/2026]. Saya pikir ketika saya menyaksikan laga hingga habis malam ini dan kemarin saat Persija, intensitasnya bagus," ungkap Herdman.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Pentingnya Intensitas dalam Permainan
Herdman percaya bahwa intensitas permainan tidak hanya mencerminkan kondisi fisik pemain, tetapi juga mentalitas yang mereka miliki.
Ia menekankan bahwa elemen energi yang besar adalah hal yang ingin diterapkan dalam skuad Garuda.
"Melihat intensitas permainan di lapangan dengan kondisi cuaca seperti ini, kalian bisa lihat para pemain mampu mempertahankan (intensitasnya). Dan ini berita bagus buat saya karena saya suka bermain dengan intensitas tinggi," tambahnya.
Visi Herdman bagi Timnas Indonesia
Sebagai pelatih, Herdman bercita-cita untuk mengubah pola permainan Timnas Indonesia dengan menekankan pentingnya energi dalam setiap pertandingan.
Ia ingin menerapkan gaya permainan yang mengikuti tren sepak bola modern yang mengedepankan tempo dan kecepatan.
"Sehingga, itu yang saya cari sebagai seorang pelatih. Saya menginginkan level intensitas seperti itu di Timnas Indonesia dan membawa mentalitas sepak bola yang tak kenal lelah, energi yang tinggi," jelas Herdman.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: