Bomber legendaris Argentina, Gabriel Batistuta, menegaskan bahwa tipe penyerang dengan nomor punggung sembilan telah punah dalam sepak bola modern.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Pernyataan ini disampaikan setelah Batistuta menghadiri acara drawing Piala Dunia 2026 di Washington, DC.
Kehilangan Tipe Penyerang Tradisional
Batistuta mengungkapkan, "Sepak bola terus berkembang. Seorang No.9 seperti Batistuta atau (Christian) Vieri sudah tidak ada lagi." Hal ini mengindikasikan adanya perubahan mendasar dalam strategi permainan.
Ia mencatat bahwa penyerang saat ini tak hanya fokus di dalam kotak penalti, dengan mengatakan, "Penyerang yang berada di sana dan mendominasi area kotak penalti dengan cara tertentu... sekarang sudah berbeda."
Batistuta menambahkan bahwa gaya permainan saat ini membuat pemain harus lebih fleksibel. "Mereka bergerak ke mana-mana, mereka banyak bergerak," tegasnya.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Legacy dan Peran Batistuta dalam Sepak Bola Argentina
Gabriel Batistuta dikenal sebagai salah satu penyerang paling ditakuti di eranya, dengan mencetak 183 gol dalam 318 pertandingan di Serie A.
Selama sembilan tahun di Fiorentina, Batistuta menjadi simbol klub yang terhormat dengan adanya patung di Stadion Artemio Franchi. Ia juga menjadi mesin gol AS Roma saat meraih gelar Liga Italia pada 2000-2001.
Di tingkat internasional, Batistuta mencetak 54 gol dalam 78 pertandingan, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Argentina, di belakang Lionel Messi.
Situasi Tim Nasional Argentina Terkini
Batistuta menyoroti persaingan antara Lautaro Martinez dan Julian Alvarez dalam tim nasional Argentina. Ia menganggap ini sebagai masalah positif bagi pelatih Lionel Scaloni.
"Saya suka mereka berdua. Ini masalah yang bagus untuk Scaloni. Saya tidak tahu bagaimana dia akan membuat pilihan," ujarnya.
Walaupun keduanya memiliki gaya permainan yang mirip, Batistuta percaya mereka dapat berkolaborasi. "Mereka mungkin bisa bermain bersama, tetapi mereka seharusnya diminta. Dari luar, sepertinya begitu," kata Batistuta.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: