Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 11:18 WIB

Laga Seru Indonesia vs Mali Berakhir Imbang 2-2 di Stadion Pakansari

Author

Laga Seru Indonesia vs Mali Berakhir Imbang 2-2 di Stadion Pakansari

Pertandingan persahabatan antara tim nasional U-23 Indonesia dan Mali berakhir imbang 2-2 di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Selasa malam (18/11). Pelatih Mali, Fousseni Diawara, mengapresiasi perlawanan luar biasa yang ditunjukkan Indonesia di lapangan.

Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia

Diawara menyatakan bahwa Indonesia adalah tim yang setara dengan Mali, merujuk pada tantangan yang diberikan oleh para pemain. Meskipun laga berakhir imbang, performa ini dianggap sebagai langkah positif bagi kedua tim.

Pertandingan Menarik di Stadion Pakansari

Laga dibuka dengan cepat, di mana Mali berhasil mencetak gol pada menit ke-11 melalui Sekou Kone yang memanfaatkan peluang serangan awal. Indonesia tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-38 berkat sepakan Mauro Zijlstra, yang menerima umpan dari Hokky Caraka.

Babak kedua menjadi lebih menarik saat Indonesia mengandalkan serangan cepat, yang berujung pada gol Rafael Struick pada menit ke-52. Gol ini terjadi setelah umpan tarik Raka Cahyana masuk ke kotak penalti, memberikan keunggulan bagi timnas Indonesia dengan skor 2-1.

Mali tidak menyerah dan segera merespons dengan permainan ofensif mereka, membongkar pertahanan Indonesia dan kembali menyamakan kedudukan dengan gol kedua Sekou Kone pada menit ke-70.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Ketegangan dan Momentum di Babak Kedua

Setelah gol penyama oleh Mali, kedua tim saling menyerang intens hingga peluit akhir. Suasana pertandingan yang penuh ketegangan menggambarkan kualitas dan semangat masing-masing pemain di lapangan.

Pelatih Diawara merasa puas dengan performa anak asuhnya meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan. Ia menjelaskan bahwa, "Mereka menghukum kami. Kami mencoba untuk bangkit, tetapi itu sangat sulit. Ini adalah pertandingan yang sangat menarik."

Diawara juga mencatat bahwa meskipun tidak meraih kemenangan, pertandingan ini memberi pengalaman berharga bagi kedua tim, terutama dalam hal pengembangan kemampuan taktik.

Pujian dari Pelatih Mali

Dalam wawancara selepas pertandingan, Diawara terus memberi pujian kepada Indonesia, menegaskan bahwa mereka adalah tim yang sangat bagus. "Secara taktis, pemain kami bermain dengan sangat baik. Saya sangat senang," ujarnya.

Dia berharap untuk bisa bertemu Indonesia lagi dalam laga-laga mendatang, merujuk pada pentingnya pengalaman yang diperoleh dari pertandingan ini. Ia menambahkan, "Ini adalah pengalaman yang baik bagi tim, bagi Mali."

Hasil imbang ini dianggap sebagai langkah evaluasi penting bagi Timnas Indonesia U-23 menyambut SEA Games 2025 yang akan digelar di Thailand pada bulan Desember mendatang.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU