Liverpool menelan kekalahan keempat secara beruntun setelah ditaklukkan oleh Manchester United dengan skor 1-2 dalam lanjutan Premier League di Stadion Anfield pada hari Minggu, 19 Oktober 2025.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menyampaikan kritik tajam terhadap permainan Manchester United yang lebih mengedepankan pertahanan di pertandingan tersebut.
Dominasi Penguasaan Bola Liverpool
Pertandingan ini menunjukkan dominasi penguasaan bola yang jelas oleh Liverpool dengan 64 persen, namun sayangnya mereka hanya mampu mencetak satu gol melalui Cody Gakpo pada menit ke-78.
Statistik mencatat bahwa Liverpool melepaskan 19 tembakan selama 90 menit, tetapi hasilnya hanya satu gol. Sementara itu, Manchester United melakukan 12 tembakan dengan lima peluang besar yang tertuang dalam catatan statistik.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Komentar Arne Slot Usai Pertandingan
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Arne Slot mengekspresikan kekecewaannya terhadap permainan bertahan Manchester United. Ia mengatakan, 'Selalu sulit bermain melawan tim [MU] yang bertahan dengan low block dan terutama memainkan bola panjang.'
Slot juga menyoroti gol cepat oleh Bryan Mbeumo yang membuat timnya kesulitan, 'Makin sulit lagi ketika kita kebobolan satu gol setelah satu menit pertandingan,' tambahnya.
Rekor Buruk Liverpool dan Tantangan ke Depan
Kekalahan ini membawa Liverpool pada rekor empat kekalahan beruntun di semua kompetisi. Jika Liverpool gagal mengalahkan Eintracht Frankfurt pada laga Liga Champions mendatang, mereka berisiko mencatat lima kekalahan beruntun pertama kali sejak September 1953.
Slot berharap timnya dapat memperbaiki penyelesaian akhir dalam pertandingan ke depan. 'Kami memiliki cukup peluang untuk mencetak lebih dari satu gol, tetapi di sisi lain, kami kembali kebobolan dua gol,' ujarnya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: