Tim Terbaik Serie A 2024-2025: Inter Milan Mendominasi
Ajang bergengsi Gran Gala del Calcio baru-baru ini merilis daftar Tim Terbaik Serie A untuk musim 2024-2025, mencerminkan performa gemilang para pemain di liga Italia. Walaupun Napoli menjuarai Scudetto, Inter Milan mendominasi susunan 11 pemain terbaik, menunjukkan kekuatan tim yang signifikan dalam kompetisi.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Posisi kiper terbaik ditempati oleh Mile Svilar, yang mencatatkan performa fenomenal bersama AS Roma. Ia berlaga dalam 38 pertandingan dan meraih hampir setengahnya sebagai clean sheet, menjadikannya pilihan utama di bawah mistar gawang.
Denzel Dumfries dari Inter Milan terpilih sebagai bek kanan terbaik setelah kontribusinya yang signifikan dalam skema permainan tim. Ia mencetak tujuh gol dan tiga assist, mengalahkan Giovanni Di Lorenzo yang sudah dua tahun berturut-turut menduduki posisi ini.
Alessandro Bastoni kembali masuk dalam daftar bek tengah terbaik Serie A untuk kali keempat, mempertahankan performa stabil meskipun timnya tidak meraih gelar. Pendampingnya, Amir Rrahmani dari Napoli, juga diakui atas ketangguhannya di lini pertahanan saat timnya meraih Scudetto.
Tijjani Reijnders muncul sebagai gelandang terkenal meski sudah pindah ke Manchester City, berperan vital di AC Milan dengan sumbangan 10 gol dan lima assist. Transfernya senilai 55 juta Euro menandakan kualitasnya yang diakui di sepak bola Italia.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis
Nicolo Barella mencetak rekor sebagai pemain yang paling sering masuk dalam tim terbaik Gran Gala del Calcio, menunjukkan konsistensinya di permainan Inter Milan. Keberadaannya di lini tengah memberi kontribusi signifikan terhadap ritme permainan tim.
Scott McTominay dari Napoli diakui sebagai Pemain Terbaik tahun ini setelah bermain sangat baik dan menjadi kunci kesuksesan Napoli meraih gelar juara. Pemain yang dijuluki 'McFratm' ini berhasil mencetak gol-gol krusial yang membuktikan kemampuannya.
Moise Kean kembali ke papan atas dengan mencetak 19 gol bagi Fiorentina, menandai kebangkitan karirnya setelah masa-masa sulit sebelumnya. Keberhasilannya di lini depan menunjukkan kematangan dan ketajaman yang kembalinya sulit ditandingi.
Mateo Retegui mencatatkan musim yang luar biasa dengan menjadi pencetak gol terbanyak Serie A, membela banner Atalanta dengan 25 gol. Pencapaiannya membawa perhatian dari klub Arab Saudi, Al-Qadsiah, yang membayar mahal untuk transfernya.
Pencapaian Antonio Conte sebagai Pelatih Terbaik menegaskan kemampuannya dalam membangun tim juara, berhasil mengulangi slogan kerja keras 'amma fatica' yang ia tanamkan. Ini adalah gelar pelatih terbaik kelima bagi Conte, menunjukkan track record sukses yang mengesankan.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: