Yamaha Indonesia secara resmi mengumumkan penghentian produksi model motor sport Vixion R pada akhir tahun 2025. Meskipun demikian, versi standar Vixion akan tetap dipertahankan di pasar.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Manager Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, mengonfirmasi bahwa perusahaan kini lebih fokus pada model-model lainnya seperti XSR, R Series, WR Series, dan MT Series.
Perjalanan Vixion R dalam Dunia Otomotif
Vixion R merupakan varian paling sporty dalam keluarga Vixion, yang memulai debutnya di pasar otomotif Indonesia. Model ini mendapatkan perhatian khusus setelah penyegaran terakhir di awal 2022 dengan tampilan baru yang mengesankan.
Desain Vixion R menonjolkan kesederhanaan yang tetap memberi kesan mewah, menciptakan karakter olahraga yang kuat. Pilihan warna Matte Black dan Matte Red meningkatkan daya tarik visualnya di segmen motor sport.
Sebagai motor sport, Vixion R juga menawarkan performa mesin yang canggih. Ditenagai mesin 155,1 cc dengan 6 percepatan, dilengkapi teknologi Variable Valve Actuation (VVA), motor ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 19,0 Tk, membuatnya lebih unggul dibandingkan versi standar.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir
Spesifikasi dan Fitur Unggulan Vixion R
Vixion R dikenal memiliki karakter mesin yang responsif, dengan torsi yang merata berkat sistem pendingin cairan. Hal ini memberikan kualitas berkendara yang lebih baik serta suhu mesin yang stabil.
Fitur unggulan dari Vixion R termasuk Assist & Slipper Clutch yang menambah kenyamanan saat berkendara. Suspensi monocross dan aluminium rear arm juga berkontribusi pada stabilitas handling motor ini.
Keberadaan ban tubeless dan rangka delta box menjadi tambahan penting yang meningkatkan performa keseluruhan, menciptakan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi penggemar otomotif.
Strategi Yamaha Setelah Menghentikan Produksi Vixion R
Penghentian produksi Vixion R mengarah pada pengalihan fokus Yamaha kepada model-model lain yang dianggap lebih relevan dengan kebutuhan konsumen. Rifki Maulana menyatakan bahwa model seperti XSR dan MT Series akan tetap dipasarkan.
Dalam strategi pemasaran, harga Vixion R terakhir tercatat sebesar Rp 34.020.000, sedangkan Vixion standar mencapai Rp 30.250.000. Perbedaan harga ini menunjukkan adanya strategi yang jelas dalam segmentasi pasar.
Keputusan untuk menghentikan Vixion R menunjukkan langkah strategis Yamaha dalam bersaing di pasar motor sport, menghadirkan penawaran yang lebih sesuai dengan preferensi pelanggan saat ini.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: