Upaya negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang direncanakan untuk minggu ini terpaksa dibatalkan. Namun, kedua pihak berencana untuk melanjutkan pembicaraan di Pakistan pada minggu depan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Dua pejabat senior Pakistan menginformasikan bahwa AS dan Iran sedang memfinalisasi keputusan untuk menggelar putaran kedua perundingan damai di Islamabad, meskipun situasi saat ini masih menegangkan.
Optimisme yang Terus Dipertahankan
Meskipun negosiasi yang direncanakan dibatalkan, Gedung Putih menunjukkan sikap optimis mengenai kesepakatan damai ke depannya. Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, dalam konferensi pers menyatakan, "Diskusi sedang berlangsung dan kami merasa optimistis terhadap prospek kesepakatan."
Leavitt juga mencatat bahwa pertemuan tatap muka berikutnya 'sangat mungkin' diadakan di Islamabad, penerus lokasi sebelumnya. Dalam hal ini, Pakistan berperan sebagai mediator satu-satunya dalam proses negosiasi ini.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Ketegangan di Selat Hormuz
Di sisi lain, ketegangan di Selat Hormuz, jalur vital energi dunia, telah meningkat. Lalu lintas kapal tanker minyak dilaporkan melambat secara signifikan setelah ancaman Iran terhadap kapal-kapal yang melintas dan respons AS yang memberlakukan blokade di beberapa pelabuhan Iran.
Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menegaskan bahwa keberlanjutan gencatan senjata bergantung pada pembukaan penuh Selat Hormuz. Ia juga mengeluhkan rendahnya aktivitas di jalur tersebut sebelum mengumumkan kebijakan blokade.
Perpanjangan Gencatan Senjata yang Masih Belum Pasti
Dalam konteks ini, Leavitt juga mengkonfirmasi bahwa AS belum secara resmi meminta perpanjangan gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Selasa mendatang. Seorang pejabat senior AS menyatakan bahwa hingga saat ini, tidak ada kesepakatan resmi mengenai perpanjangan tersebut.
"Amerika Serikat belum secara resmi menyetujui perpanjangan gencatan senjata. Namun, keterlibatan antara AS dan Iran masih terus berlangsung untuk mencapai kesepakatan," ujarnya, mengungkapkan bahwa pembicaraan tetap berlanjut meskipun berbagai ketegangan ada di sekitarnya.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: