Jumat, 10 APRIL 2026 • 14:56 WIB

Indonesia Melangkah ke Kemandirian Energi dengan Transisi Bersih

Author

Indonesia Melangkah ke Kemandirian Energi dengan Transisi Bersih

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mencapai kemandirian energi melalui transisi ke energi bersih yang berkelanjutan. Dalam acara peresmian pabrik kendaraan listrik di Magelang, beliau menyatakan bahwa sektor energi menjadi kunci ketahanan negara.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Beliau menekankan bahwa agar Indonesia tetap berdaulat, penting untuk mandiri dalam hal energi. "Negara yang sebesar kita… mau tidak mau kita harus mandiri," tegasnya.

Strategi Transisi Energi Bersih

Dalam konteks ketidakpastian global, Presiden Prabowo menyampaikan optimismenya tentang potensi sumber daya energi Indonesia. Namun, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan energi secara bijak dan berkelanjutan.

Beliau menekankan perlunya mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dengan beralih ke energi terbarukan serta memanfaatkan listrik, yang dianggap sebagai solusi utama. "Salah satu langkah adalah akan menggunakan listrik, listrikifikasi," tambahnya.

Langkah ini tidak hanya untuk keberlangsungan energi, tetapi juga untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. Kebijakan ini adalah bagian dari strategi pemerintah untuk menciptakan ekosistem energi yang lebih hijau.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Pembangunan Kapasitas Listrik Nasional

Presiden mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan kapasitas listrik nasional hingga 100 gigawatt dalam waktu yang singkat. Sebagai bagian dari rencana ini, pemerintah akan menghentikan secara bertahap penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).

"Dari menutup itu, kita akan menghemat 200 ribu barrel sehari," ujarnya, menjelaskan dampak positif dari kebijakan ini.

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap dapat mengurangi 20 persen dari total impor bahan bakar minyak, yang saat ini mencapai satu juta barrel sehari.

Pengembangan Energi Alternatif

Pemerintah juga menekankan pentingnya pengembangan energi alternatif berbasis sumber daya domestik, seperti pemanfaatan limbah kelapa sawit dan minyak goreng. Hal ini diharapkan dapat mendukung kemandirian energi dan ketahanan nasional.

Presiden Prabowo yakin bahwa dengan berbagai strategi ini, Indonesia dapat menghentikan impor bahan bakar minyak dalam beberapa tahun ke depan.

"Kita punya kekuatan besar, kita benar sungguh-sungguh, kita akan mandiri, kita akan kuat," tuturnya dengan penuh keyakinan.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU