Selasa, 31 MARET 2026 • 14:36 WIB

Mengenal Gejala Awal Penyakit Jantung Koroner yang Kerap Terabaikan

Author

Mengenal Gejala Awal Penyakit Jantung Koroner yang Kerap Terabaikan

Penyakit jantung koroner menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, namun banyak yang tidak menyadari tanda-tanda awalnya.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Gejala-gejala ini sering kali muncul secara halus dan dapat dengan mudah diabaikan oleh kebanyakan orang.

Gejala Awal Penyakit Jantung Koroner

Salah satu gejala paling umum yang sering terabaikan adalah nyeri dada, yang mungkin terasa seperti ditindih atau dicengkeram dari berbagai arah. Banyak orang cenderung menganggapnya sebagai masalah pencernaan atau keletihan biasa.

Selanjutnya, sesak napas juga menjadi indikasi penting yang patut diperhatikan. Kondisi ini dapat terjadi baik saat beraktivitas maupun saat sedang beristirahat, terjadi karena jantung tidak mampu memompa darah dengan efisien.

Gejala-gejala lain yang tampaknya sepele, seperti mudah merasa lelah dan pusing, sebaiknya tidak dianggap remeh. Tanda-tanda ini bisa berarti bahwa tubuh tidak mendapatkan cukup aliran darah yang dibutuhkan.

Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan

Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner tidak muncul tanpa sebab; terdapat berbagai faktor risiko yang harus diperhatikan. Faktor-faktor seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi saling berkaitan dan dapat memperburuk kesehatan jantung.

Di samping itu, gaya hidup memiliki pengaruh yang besar terhadap kesehatan jantung. Kebiasaan merokok dan kurangnya aktivitas fisik sangat meningkatkan risiko.

Polanya yang tidak sehat, termasuk konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, juga berkontribusi terhadap penyumbatan arteri dan memicu perkembangan penyakit jantung.

Tindakan Preventif untuk Mengurangi Risiko

Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah penting untuk mendeteksi risiko penyakit jantung koroner. Hal ini memungkinkan identifikasi masalah kesehatan sebelum menjadi lebih serius.

Mengubah pola makan dengan lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, dan biji-bijian dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Ini adalah tindakan preventif yang signifikan dalam menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, aktivitas fisik yang sederhana seperti berjalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat menjadi langkah efektif untuk menjaga kesehatan jantung. Mempertahankan berat badan yang sehat dan menghindari stres juga tidak kalah penting.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU