Film horor lokal mencatatkan prestasi gemilang dengan menduduki posisi teratas di Netflix Indonesia selama pekan lebaran 2026, khususnya dari 16 hingga 22 Maret.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Dua film baru yang dirilis pada 19 Maret berhasil menggeser film lain dan menguasai daftar tontonan di platform tersebut.
Menariknya Dominasi Film Horor Lokal
Film 'Sosok Ketiga: Lintrik' yang dibintangi oleh Adinda Thomas dan Aulia Sarah meraih posisi pertama dalam pekan perdananya di Netflix.
Sementara itu, 'Kuncen', sebuah film horor yang mengisahkan pendakian di Gunung Merbabu, berhasil menduduki peringkat kedua.
Keberhasilan kedua film ini menyebabkan film komedi 'Si Paling Aktor' turun ke posisi ketiga, menunjukkan bahwa penonton lebih menyukai genre horor saat liburan lebaran.
Fenomena ini menarik perhatian khususnya adanya persaingan ketat antara film lokal dan produksi Hollywood.
Performa Film Lain di Netflix
Dalam perkembangan yang tak terduga, film animasi 'Kung Fu Panda 4' berhasil meroket ke peringkat kelima setelah tayang sejak pertengahan Februari.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Momen libur panjang Lebaran diyakini membantu film ini untuk dinikmati oleh keluarga di Indonesia.
Film-film lain seperti 'Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung' berada di posisi keenam, dan 'Jangan Panggil Mama Kafir' harus merosot ke peringkat ketujuh.
Kedua judul ini tetap menunjukkan daya tarik yang kuat meski sudah tayang cukup lama.
Daftar Top 10 Film di Netflix Indonesia
Berada di urutan kedelapan adalah 'Sore: Istri dari Masa Depan', yang sebelumnya pernah mencapai posisi ketiga.
Di peringkat kesembilan, terdapat film kolaborasi antara India dan Korea Selatan berjudul 'Made in Korea'.
Menutup daftar adalah 'Peaky Blinders: The Immortal Man', yang baru dirilis pada 20 Maret dan sudah berhasil menduduki posisi ke-10.
Diperkirakan, film ini akan terus naik peringkat setelah selesai liburan.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: