Rabu, 18 MARET 2026 • 12:57 WIB

Peningkatan Arus Kendaraan Menuju Lebaran 2026 Capai Lebih dari 1,3 Juta Unit

Author

Peningkatan Arus Kendaraan Menuju Lebaran 2026 Capai Lebih dari 1,3 Juta Unit

Arus mudik menjelang Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan di jalan tol seluruh Indonesia. PT Jasa Marga mencatat jumlah kendaraan yang melintas mencapai 1.311.659 unit selama periode H-10 sampai H-4 Idulfitri 1447 H.

Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 2,85 persen dibandingkan lalu lintas normal. Hal ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat, terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Dominasi Arus Kendaraan di Sumatera

Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa menjadi penyumbang lalu lintas terbesar dengan 586.770 kendaraan, meningkat 1,66 persen dari kondisi normal. Dari Kota Medan, melalui Gerbang Tol Amplas, tercatat 151.890 kendaraan yang keluar, mengalami peningkatan 6,55 persen.

Sebagai tambahan, 138.751 kendaraan masuk ke Kota Medan melalui GT Amplas, mencatat kenaikan 2,66 persen. Di ruas Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, total kendaraan mencapai 116.878, dengan lonjakan 10,27 persen, termasuk akses menuju Bandara Internasional Kualanamu yang meningkat lebih dari 13 persen.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Peningkatan di Wilayah Lain

Di luar Sumatera, Tol Balikpapan–Samarinda juga mencatat lonjakan arus kendaraan, dengan 83.158 unit, meningkat 13,17 persen dari kondisi normal. Ruas Tol Manado–Bitung mencatat 52.024 kendaraan, mengalami kenaikan 13,06 persen.

Lonjakan tertinggi terlihat di Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan, dengan total 111.507 kendaraan. Kenaikan ini mencapai 18,05 persen dibandingkan kondisi normal, menunjukkan pergerakan tinggi menuju destinasi wisata dan kampung halaman di wilayah DIY.

Layanan Darurat Diperkuat Jasa Marga

Jasa Marga siap mengantisipasi peningkatan mobilitas dengan memperkuat layanan darurat. Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, menginformasikan bahwa Call Center telah bertransformasi menjadi nomor 133 untuk kemudahan akses dalam situasi darurat.

“Nomor tiga digit ini lebih mudah diingat, sehingga pengguna jalan dapat dengan cepat menghubungi layanan bantuan saat kondisi darurat,” ungkap Rivan. Layanan ini mencakup informasi lalu lintas, pelaporan kejadian, dan permintaan bantuan yang lebih responsif.

Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU