Pernyataan pertama pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, mencuat setelah pelantikannya sebagai pengganti ayahnya yang meninggal akibat serangan gabungan AS-Israel.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Khamenei menegaskan komitmennya untuk membalas tindakan musuh serta mengemukakan tiga syarat bagi Amerika Serikat jika ingin melanjutkan negosiasi.
Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam ke AS-Israel
Dalam penampilan publiknya yang pertama, Mojtaba Khamenei menegaskan tekad untuk membalas kepentingan Amerika Serikat dan Israel. Ia mengungkapkan, "Kami akan membalas darah para martir kami," yang menyoroti situasi tegang yang melanda Iran dan dua negara tersebut.
Khamenei menyatakan bahwa Iran tidak akan mundur dan bertekad untuk terus menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah. Pernyataan ini menegaskan escalasi ketegangan yang melibatkan kekuatan besar di kawasan.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz
Bantuan dari Rusia untuk Iran
Pernyataan Khamenei disertai dengan dukungan dari sekutu terdekat Iran, Rusia. Presiden Vladimir Putin memerintahkan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa 13 ton obat-obatan yang akan diserahkan kepada Iran melalui Azerbaijan.
Kementerian situasi darurat Rusia menyatakan bahwa bantuan ini merupakan langkah konkret untuk menunjukkan solidaritas Moscow dengan Teheran di tengah ketegangan yang meningkat. Proses pengiriman obat akan dilakukan melalui Azerbaijan, di mana mereka akan disalurkan kepada perwakilan resmi Iran.
Syarat Teheran kepada Trump untuk Negosiasi
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengungkapkan tiga syarat yang harus dipenuhi oleh Donald Trump jika ingin kembali bernegosiasi. Dalam percakapan telepon dengan Putin, Pezeshkian menekankan pentingnya syarat tersebut untuk mencapai perdamaian.
Syarat-syarat ini mencerminkan harapan Iran untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama hampir dua minggu. Pezeshkian mencatat bahwa Teheran mungkin membuka peluang untuk kembali ke meja perundingan jika syarat-syarat itu dipenuhi.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: