Kamis, 12 MARET 2026 • 14:35 WIB

Menyoroti Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Apakah Asal Konfederasi Memiliki Peran?

Author

Menyoroti Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Apakah Asal Konfederasi Memiliki Peran?

Penarikan timnas Iran dari Piala Dunia 2026 memicu diskusi menarik tentang siapa yang layak menjadi penggantinya. Mantan Direktur Regulasi FIFA, James Kitching, menegaskan bahwa pengganti tidak harus berasal dari konfederasi yang sama.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan negara mana pun bisa ditunjuk tanpa dibatasi oleh geografi. Dengan peraturan FIFA yang fleksibel, pertanyaan ini menjadi semakin relevan di tengah situasi geopolitik yang penuh ketegangan.

Penyebab Penarikan Timnas Iran

Keputusan Iran untuk menarik diri dari Piala Dunia 2026 diumumkan pada 12 Maret 2026 oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Ahmad Donyamali. Donyamali mengisyaratkan bahwa situasi perang dengan Irak dan pasukan AS-Israel menyebabkan partisipasi di turnamen olahraga dunia tersebut tidak mungkin.

Teks ini mencerminkan kompleksitas konflik yang melibatkan Iran dan dampaknya terhadap kehidupan berolahraga. Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan udara, semakin memperburuk suasana di negara tersebut.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Pernyataan Jadi Kunci Pencarian Pengganti

James Kitching menjelaskan bahwa modernitas panduan FIFA tidak memiliki preseden terkait penggantian timnas yang mundur. Ia menegaskan, 'tidak ada batasan yang mengharuskan pengganti berasal dari konfederasi yang sama,' yang memperluas potensi daftar tim yang bisa diambil alih.

Lebih jauh, Kitching menegaskan bahwa keputusan ini memberi FIFA keleluasaan dalam menunjuk pengganti. 'Artinya, tim mana pun bisa ditunjuk sebagai pengganti, bahkan tidak harus diganti sama sekali,' jelasnya, membuka berbagai kemungkinan baru bagi negara-negara lain yang siap bersaing.

Aspek Politik dalam Keputusan Ini

Kitching menyoroti pentingnya mempertimbangkan aspek politik di balik keputusan tersebut. Ia bertanya, 'Apakah skenario tersebut bisa diterima secara politis? Itu pertanyaan berbeda,' yang menunjukkan bahwa keputusan pengganti tidak hanya melibatkan aspek teknis tapi juga dampak terhadap hubungan internasional.

Di tengah ketegangan yang sudah ada, muncul pula pertanyaan mengenai calon pengganti Iran dan bagaimana proses seleksi akan dilakukan. Ini membuka diskusi lebih lanjut tentang bagaimana dunia sepakbola akan menjawab tantangan geopolitik yang ada.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU