Rabu, 11 MARET 2026 • 14:13 WIB

Peringatan Serius tentang Potensi Serangan Nuklir Israel terhadap Iran

Author

Peringatan Serius tentang Potensi Serangan Nuklir Israel terhadap Iran

Lawrence Wilkerson, mantan pejabat Angkatan Darat Amerika Serikat, menyampaikan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpotensi menggunakan bom nuklir dalam konfrontasi dengan Iran.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Dalam wawancara dengan media AS, Wilkerson menekankan bahwa frustrasi Netanyahu dapat mengarah pada keputusan ekstrem di tengah situasi yang semakin memanas.

Peringatan Wilkerson Mengenai Potensi Serangan Nuklir

Dalam wawancara dengan 'Democracy Now', Wilkerson yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Menteri Luar Negeri Colin Powell, menegaskan bahwa Netanyahu tidak akan ragu menggunakan senjata nuklir jika Iran terus bertahan.

Wilkerson menyoroti bahwa ketahanan Iran bisa memperburuk kondisi di wilayah tersebut dan menyebut, 'Satu-satunya orang yang tepat menginterpretasikannya adalah Bibi Netanyahu.'

Ia juga menyatakan, 'Saya pikir dia (Netanyahu) siap menggunakan senjata nuklir jika situasinya memburuk seperti yang terlihat sekarang, karena Iran bahkan belum menembakkan rudal-rudal yang paling canggih.'

Kondisi Militer dan Serangan terhadap Iran

Wilkerson menggarisbawahi bahwa serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel terhadap Iran adalah bentuk dari apa yang disebutnya sebagai 'kejahatan perang'.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer

Ia mengingatkan, 'Kita telah mengebom sipil tanpa henti. Kita mengebom sekolah dan kita mengebom rumah sakit.'

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah berjanji untuk meningkatkan serangan mereka terhadap Israel, dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan lagi menggunakan rudal berdaya ledak kurang dari satu ton.

Komandan IRGC, Hossein Majid, menegaskan kesiapan mereka untuk meluncurkan semua jenis rudal yang memiliki kemampuan muatan minimum satu ton yang ditargetkan untuk Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Perspektif Media dan Ketahanan Iran

Wilkerson juga berkomentar tentang bagaimana media Barat biasa mengecilkan dampak dari serangan Iran terhadap Israel serta ketahanan Iran dalam menghadapi tekanan.

Ia menyebutkan bahwa IRGC telah meluncurkan berbagai rudal balistik, termasuk jenis hipersonik, yang memiliki daya ledak tinggi seperti Ghadr, Emad, dan Fattah.

Dalam serangan terbaru, IRGC bahkan diketahui telah menggunakan rudal Kheibar, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas serangan Iran yang perlu diperhatikan oleh negara-negara di sekitarnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU