Atalanta harus menelan pil pahit setelah mengalami kekalahan telak 1-6 dari Bayern Munchen dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Gewiss, Bergamo, pada 10 Maret 2026.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Hasil ini membuat harapan Italia untuk bersinar di kompetisi Eropa semakin redup, meski Atalanta berhasil melangkah dari babak playoff sebelumnya.
Dominasi Bayern Munchen di Babak Pertama
Bayern Munchen langsung menggebrak dengan menorehkan tiga gol di babak pertama. Josip Stanisic membuka skor pada menit ke-12, diikuti oleh Michael Olise pada menit ke-22 dan Serge Gnabry pada menit ke-25.
Gol pertama tercipta dari skema sepak pojok yang cepat, sementara dua gol lainnya memanfaatkan kesalahan fatal dari lini belakang Atalanta. Hal ini memberikan Bayern kontrol penuh atas jalannya pertandingan.
Tekanan yang agresif dari Bayern semakin memperburuk kondisi Atalanta, yang berusaha bangkit sebagai tim tuan rumah. Namun, ketidakmampuan mereka untuk mengimbangi permainan Bayern menjadi faktor penentu.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Tambah Poin di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Bayern terus menunjukkan kekuatannya dengan menambah tiga gol lagi. Nicolas Jackson mencetak gol keempat pada menit ke-52, diikuti oleh dua gol dari Michael Olise yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Atalanta。
Jamal Musiala kemudian menutup pesta gol Bayern dengan gol keenam pada menit ke-67. Permainan cepat dan efisien dari Bayern menempatkan Atalanta dalam posisi yang sulit, terjebak dalam tekanan yang konstan.
Meskipun Atalanta berusaha menciptakan peluang, serangan-serangan mereka tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan. Bayern tampak tak terbendung, memperlihatkan ketangguhan yang sulit ditandingi.
Gol Hiburan Atalanta di Injury Time
Atalanta akhirnya berhasil mencetak gol hiburan di masa injury time, tepatnya di menit ke-90+3. Mario Pasalic mencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang Bayern.
Gol ini menjadi satu-satunya pencapaian Atalanta dalam pertandingan, namun tidak mampu mengubah hasil akhir yang sangat mengecewakan bagi mereka dan pendukung setia.
Kekalahan ini menyerang kepercayaan diri Atalanta, yang sebelumnya optimis setelah mengalahkan Borussia Dortmund di babak playoff. Mereka kini harus mempersiapkan diri menjelang leg kedua di Allianz Arena pada 18 Maret mendatang.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: