Pertandingan Derby della Madonnina antara AC Milan dan Inter Milan pada pekan ke-28 Liga Italia 2025-2026 berakhir dengan kemenangan tipis AC Milan 1-0.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Gol penentu dicetak oleh Pervis Estupinan pada menit ke-35 di Stadion San Siro, memperkuat posisi AC Milan di klasemen.
Babak Pertama yang Ketat
Pertandingan dimulai dengan agresivitas kedua tim. AC Milan mendapat peluang dini melalui tendangan jarak jauh oleh Luka Modric di menit ketiga, tetapi bola meleset dari sasaran.
Inter Milan merespons dengan agresi, mencoba menciptakan peluang pada menit ke-14, namun usaha mereka berhasil digagalkan oleh solidnya pertahanan AC Milan.
Menjelang akhir babak pertama, kiper AC Milan, Mike Maignan, muncul sebagai aktor kunci. Dia melakukan penyelamatan gemilang dari tendangan dekat Henrikh Mkhitaryan pada menit ke-34.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-35 ketika Pervis Estupinan berhasil menjebol gawang Yann Sommer setelah menerima umpan dari Youssouf Fofana, memberi AC Milan keunggulan.
Babak Kedua yang Menegangkan
Memasuki babak kedua, Inter Milan berupaya untuk mendominasi permainan. Peluang pertama datang dari Piotr Zielinski pada menit ke-48, tetapi kembali gagal menembus kiper Maignan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis
Youssouf Fofana kembali menjadi ancaman dengan tendangan kerasnya, namun Yann Sommer mampu menangkap bola dengan baik, tetap menjaga Inter dalam perburuan.
Berbagai peluang tercipta dari kedua tim sepanjang babak kedua, termasuk sundulan Ange-Yoan Bonny di menit ke-63 yang sayangnya melambung tinggi di atas gawang.
Di menit-menit akhir, Inter melancarkan serangan bertubi-tubi, tetapi skor tetap 1-0 hingga peluit akhir berbunyi, menandai kemenangan bagi AC Milan.
Susunan Pemain dan Pelatih
AC Milan menggunakan formasi 3-5-2 dengan Mike Maignan sebagai kiper. Ia didukung oleh Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, dan Fikayo Tomori di lini belakang.
Di lini tengah, Pervis Estupinan, Adrien Rabiot, Luka Modric, dan Youssouf Fofana bertugas mengatur serangan, menunjang permainan kreatif mereka.
Sementara itu, Inter Milan juga menerapkan formasi 3-5-2. Kiper Yann Sommer mengawal gawang dengan dukungan dari pertahanan yang dipimpin oleh Alessandro Bastoni dan Manuel Akanji.
Serangan Inter dipimpin oleh Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny yang berusaha menciptakan peluang di sepanjang pertandingan.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: