Jumat, 06 MARET 2026 • 13:20 WIB

Aturan One Way di Tol Trans Jawa untuk Mudik 2026

Author

Aturan One Way di Tol Trans Jawa untuk Mudik 2026

Musim mudik lebaran 2026 semakin dekat, dengan penerapan sistem one way di Tol Trans Jawa untuk memperlancar arus lalu lintas. Kebijakan ini dirancang untuk mendukung keamanan dan kelancaran perjalanan bagi para pemudik.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Mulai 17 Maret hingga 29 Maret 2026, pemerintah menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas antara Jakarta dan Semarang, termasuk sistem contraflow dan ganjil-genap di beberapa ruas tol utama.

Masa Berlaku dan Ruas yang Terkena Dampak

Sistem one way di Tol Trans Jawa akan diberlakukan dari 17 Maret hingga 20 Maret 2026. Dalam periode ini, semua lajur diprioritaskan untuk kendaraan yang bergerak dari Jakarta menuju Semarang.

Arus balik juga diatur dari tanggal 23 Maret hingga 29 Maret 2026, di mana lalu lintas akan mengalir dari Semarang kembali ke Jakarta.

Kebijakan ini mencakup ruas tol dari Jakarta - Cikampek Km 70 hingga Semarang - Solo Km 421, dengan pengaturan yang sama berlaku pada arus balik.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Tujuan dan Efektivitas Sistem One Way

Penerapan sistem one way bertujuan mengurangi kemacetan serta meningkatkan kelancaran arus lalu lintas saat mudik. Diharapkan, dengan kebijakan ini, jumlah kendaraan yang terjebak dalam kemacetan bisa diminimalisir.

Berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, sistem ini terbukti efektif dalam mengurangi kepadatan, sehingga dapat mempercepat waktu perjalanan bagi pengguna jalan.

Kepolisian memiliki wewenang untuk menerapkan sistem ini secara situasional, tergantung pada kondisi lalu lintas di lapangan.

Petunjuk untuk Pengguna Jalan

Pengendara dihimbau untuk disiplin mengikuti jalur yang telah ditentukan saat sistem one way diterapkan. Disarankan untuk selalu berada di lajur kanan saat mendahului dan di lajur kiri jika bergerak lebih lambat.

Pengguna jalur one way harus memperhatikan kondisi lalu lintas secara lebih luas, menjaga pandangan ke depan untuk mendeteksi titik akhir dari sistem one way.

Sebelum berpindah lajur, penting untuk mengecek kondisi sekitar kendaraan dan menggunakan klakson sebagai tanda keberadaan saat melakukan perpindahan lajur.

Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU