Jumat, 06 MARET 2026 • 10:38 WIB

Mengatasi Sakit Tenggorokan: Memahami Gejala dan Penyebabnya

Author

Mengatasi Sakit Tenggorokan: Memahami Gejala dan Penyebabnya

Sakit tenggorokan yang muncul saat menelan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini dapat menjadi tanda adanya radang atau bahkan infeksi bakteri yang perlu perhatian medis.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Memahami penyebab dan gejala sakit tenggorokan sangat penting untuk menentukan langkah pengobatan yang tepat. Artikel ini membahas perbedaan antara radang tenggorokan dan infeksi bakteri yang mungkin terjadi.

Penyebab Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu yang paling umum adalah infeksi virus, yang sering kali disertai gejala flu seperti pilek dan batuk.

Infeksi bakteri, seperti streptokokus, dapat berakibat lebih parah. Gejala infeksi ini sering kali ditandai dengan demam tinggi dan nyeri yang intens ketika menelan.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN

Gejala Radang Tenggorokan yang Harus Diperhatikan

Radang tenggorokan sering disertai gejala seperti kemerahan dan pembengkakan di tenggorokan. Beberapa pengidap juga mungkin merasakan kondisi tenggorokan yang kering atau gatal.

Satu tanda yang perlu diwaspadai adalah pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Ini bisa menjadi indikasi bahwa infeksi telah menyebar.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Jika sakit tenggorokan bertahan lebih dari beberapa hari dan disertai demam tinggi, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Komplikasi seperti abses tenggorokan dapat terjadi jika tidak ditangani dengan baik.

Selain itu, jika terdapat kesulitan bernafas atau menelan, segera cari pertolongan medis. Ini adalah tanda-tanda serius yang tidak boleh diabaikan.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU