Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka meski ketegangan antara Iran dan Israel-AS meningkat.
Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Ia menjelaskan bahwa Iran menerapkan protokol khusus untuk lalu lintas di wilayah tersebut, terutama saat situasi perang.
Kepastian Keamanan di Selat Hormuz
Boroujerdi menegaskan bahwa kapal yang mengikuti protokol lalu lintas yang ditentukan dapat melintasi Selat Hormuz dengan mudah.
“Pihak-pihak yang memang mematuhi protokol tersebut bisa dengan mudah melewati Selat Hormuz,” ujarnya di kediamannya di Jakarta.
Ia menekankan bahwa Iran menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan di jalur perdagangan ini, yang telah ada selama berabad-abad.
Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Peran Iran dalam Keamanan Regional
Boroujerdi menyebutkan bahwa “Selat Hormuz adalah tempat di mana Iran menyebarluaskan keamanan.”
Ia menggarisbawahi pentingnya menjaga keamanan bagi semua negara yang melintasi jalur tersebut, tanpa satu negara pun memanfaatkan keamanan yang diciptakan oleh Iran.
Meskipun dihadapkan pada tekanan internasional, pernyataannya menunjukkan sikap optimis Iran terhadap stabilitas kawasan.
Dinamika Geopolitik dan Kekhawatiran Penutupan
Boroujerdi mengangkat kekhawatiran beberapa pihak terkait kemungkinan penutupan Selat Hormuz, yang ia lihat sebagai respon terhadap situasi geopolitik saat ini.
“Yang khawatir berkaitan dengan penutupan Selat Hormuz, harus menanyakan kepada Amerika Serikat yang datang dari jauh sekali ke kawasan Timur Tengah,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pengaruh AS menjadi salah satu faktor penyebab ketegangan di kawasan ini.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: