Presiden Iran Masoud Pezeshkian memberikan tanggapan positif terhadap keputusan Spanyol yang menolak membantu Amerika Serikat dalam konflik di Timur Tengah.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Ia menganggap langkah tersebut sebagai contoh kepemimpinan moral yang seharusnya diikuti negara-negara lain.
Pujian untuk Keputusan Spanyol
Dalam pernyataan resmi, Masoud Pezeshkian menyebut penolakan Spanyol sebagai 'perilaku bertanggung jawab' yang menggambarkan sikap menentang pelanggaran hak asasi manusia.
Ia menegaskan, 'Perilaku bertanggung jawab Spanyol dalam menentang pelanggaran hak asasi manusia dan agresi militer yang terang-terangan oleh koalisi Zionis-Amerika terhadap berbagai negara termasuk Iran.'
Pezeshkian juga mengajak negara-negara Barat lainnya untuk mengikuti jejak Spanyol dalam menghadapi agresi militer.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Posisi Tegas Pemerintah Spanyol
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menegaskan sikap negaranya untuk tidak terlibat dalam agresi militer di berbagai lokasi, termasuk Iran.
Sanchez menyatakan dalam sebuah video, 'Posisi pemerintah Spanyol bisa ditegaskan dalam beberapa kata: tidak ada perang.'
Kedudukan ini mencerminkan konsistensi Spanyol dalam menolak keterlibatan dalam konflik militer yang lebih luas serta menjaga politik luar negeri yang damai.
Reaksi Amerika Serikat terhadap Penolakan
Setelah penolakan Spanyol, Presiden AS, Donald Trump, merespons dengan kritik keras dan ancaman pemutusan hubungan dagang.
'Kita akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol,' ungkap Trump saat menanggapi keputusan tersebut.
Keputusan Spanyol ini datang di tengah ketegangan yang meningkat di Timur Tengah akibat serangan militer besar-besaran oleh AS dan Israel terhadap Iran, memicu balasan yang menyebabkan korban di kedua belah pihak.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: