Kamis, 05 MARET 2026 • 10:50 WIB

Pertamina Pastikan Keamanan Awak Kapal di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Author

Pertamina Pastikan Keamanan Awak Kapal di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

PT Pertamina (Persero) mengungkapkan terdapat empat kapal mereka yang terjebak di Selat Hormuz, sebuah kawasan yang kini tengah mengalami ketegangan geopolitik.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Perusahaan menekankan bahwa keselamatan awak kapal dan keaman aset adalah prioritas utama dalam situasi yang memprihatinkan ini.

Pemantauan Intensif Kapal di Selat Hormuz

Seluruh posisi kapal Pertamina yang berada di Selat Hormuz dan sekitarnya terus dipantau secara intensif oleh manajemen perusahaan.

Menurut Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, dua dari empat kapal Pertamina masih berada di daerah yang berisiko tinggi. 'Untuk di Selat Hormuz memang benar ada dua kapal Pertamina yang masih berada di sana. Totalnya ada empat kapal, dua lainnya berada di luar Selat Hormuz,' ungkapnya.

Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Keselamatan dan Koordinasi Utama

Baron menekankan bahwa keselamatan awak kapal dan keamanan aset menjadi prioritas utama. Perusahaan terus berupaya memastikan bahwa kondisi kapal dan awak dalam keadaan aman.

'Jadi saat ini kami terus memantau dan memastikan yang pertama adalah keselamatan dari para awak kapal, kemudian juga terkait dengan aset kapal yang berada di sana,' katanya.

Kerja Sama dengan Stakeholder

Pertamina juga menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi risiko akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

'Kami berkoordinasi dan berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang membantu mengamankan aset dan para awak kapal di sana,' tambah Baron.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU