Rabu, 04 MARET 2026 • 14:28 WIB

Jonathan Frizzy: Pelajaran Berharga Setelah Bebas dari Tahanan

Author

Jonathan Frizzy: Pelajaran Berharga Setelah Bebas dari Tahanan

Jonathan Frizzy kini lebih selektif dalam memilih teman setelah menjalani hukuman penjara selama delapan bulan. Pengalaman ini memberinya pelajaran berharga mengenai arti lingkungan yang sehat.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Pernyataan tersebut diungkapkan saat dirinya menjadi bintang tamu di acara FYP di Trans 7 pada Selasa (3/3). Dia merasa penting untuk tidak mudah percaya kepada orang lain pasca kasus hukumnya.

Pelajaran Berharga Setelah Kasus Hukum

Jonathan Frizzy, yang akrab dipanggil Ijonk, merasakan dampak mendalam dari pengalaman pahit tersebut. Dia merasa dijebak ketika terlibat dalam kasus peredaran vape berisi obat keras.

"Jangan gampang percaya sama orang," tegasnya, menekankan pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang tepat setelah kejadian tersebut.

Dalam masa tahanan, banyak hal yang merenungkan, termasuk nilai dari hubungan yang dibangun dengan orang-orang di sekitarnya. Jonathan menyadari betapa pentingnya menjaga circle untuk terhindar dari masalah serupa di masa mendatang.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dari Dendam ke Kebangkitan Karier

Meski merasakan dendam terhadap situasi yang menghampirinya, Jonathan memilih untuk melepaskan perasaan tersebut. "Sempat (dendam), tetapi ya sudahlah, mau diapakan lagi," ujarnya.

Dia yakin momen-momen sulit itu membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat. Kini, Jonathan berfokus pada karier dan berambisi untuk kembali bangkit di industri hiburan.

Selama wawancara, dia memberikan semangat kepada para penggemarnya untuk tidak menyerah meskipun menghadapi berbagai kesulitan.

Proses Penjara dan Kebangkitan Setelah Bebas

Jonathan Frizzy menjalani hukuman delapan bulan penjara setelah divonis oleh Pengadilan Negeri Tangerang. Kasusnya berawal dari penangkapan terkait penyalahgunaan vape, yang berujung pada keputusan hukum yang menyakitkan.

Dia bebas dari Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang pada 7 Januari 2026. Setelah bebas, langkah pertamanya adalah mengatur sosialisasi dengan lebih baik.

Jonathan bertekad untuk memperbaiki hidupnya dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Keputusan untuk lebih selektif dalam memilih teman menjadi langkah pertamanya untuk membuka lembaran baru dalam kehidupannya.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU