Rabu, 04 MARET 2026 • 12:20 WIB

Iran Tuduh Israel Sebagai Pelaku Serangan Drone Terhadap Kilang Minyak Saudi

Author

Iran Tuduh Israel Sebagai Pelaku Serangan Drone Terhadap Kilang Minyak Saudi

Iran baru-baru ini menuduh Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan drone yang menargetkan kilang minyak Aramco, salah satu yang terbesar di Timur Tengah.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Tuduhan ini muncul dalam konteks klaim bahwa serangan tersebut merupakan strategi untuk memprovokasi reaksi dari Arab Saudi terhadap Iran.

Detail Tuduhan Iran

Dalam penjelasan melalui kantor berita Tasnim, seorang pejabat militer Iran yang anonim menyatakan, "Serangan ke Aramco merupakan operasi 'false flag' Israel. Tujuannya adalah untuk mengalihkan negara-negara kawasan dari kejahatan mereka menyerang lokasi-lokasi sipil di Iran."

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Iran ingin menepis tanggung jawab atas serangan tersebut dan berusaha menjelaskan posisi mereka di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Keterangan dari sumber tersebut menegaskan, "Iran telah secara gamblang mengumumkan bahwa mereka akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika dan Israel di kawasan itu, dan telah menyerang banyak di antaranya sejauh ini."

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Penjelasan Resmi dari Iran

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Majid Takht-Revanchi, turut memberikan penjelasan mengenai isu ini. Dalam pernyataannya, ia menyebut, "Kami tidak bertanggung jawab atas (serangan) itu. Kami sudah menghubungi Saudi. Kami membahas isu ini dan bahwa Iran tidak bertanggung jawab atas serangan terhadap penyulingan minyak di Arab Saudi."

Ia menegaskan, "Kami sudah secara resmi telah mengumumkan bahwa (fasilitas minyak) itu bukan target angkatan bersenjata Iran." Hal ini mencerminkan kesungguhan Iran dalam menjaga stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan ini juga menunjukkan upaya diplomatik Iran untuk mengklarifikasi posisinya di tengah tuduhan yang dilemparkan dari berbagai pihak.

Latar Belakang Kilang Minyak Aramco

Kilang minyak yang menjadi sasaran serangan, Ras Tanura, terletak di pantai timur Arab Saudi dan merupakan salah satu pusat penyulingan serta ekspor minyak yang paling penting bagi kerajaan tersebut.

Dengan ketegangan yang semakin meningkat antara Iran dan negara-negara seperti Israel serta Amerika Serikat, insiden ini menambah kerumitan situasi politik yang sudah tegang di Timur Tengah.

Ras Tanura sendiri memiliki peran strategis dalam perekonomian Saudi, dan serangan ini bisa berdampak signifikan terhadap kestabilan energi global.

Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU