Ketegangan global yang meningkat memicu banyak orang untuk memikirkan cara bertahan dalam situasi krisis, termasuk risiko perang.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Rencana darurat pribadi menjadi yang paling penting untuk memastikan keselamatan individu dan keluarga dalam kondisi yang tidak terduga.
Persiapan Dasar yang Harus Dimiliki
Langkah awal untuk memastikan keamanan adalah mengumpulkan informasi tentang situasi lokal dan memahami zona aman di sekitarnya. Pengetahuan tentang lingkungan dapat menunjang pengambilan keputusan yang cepat saat diperlukan.
Mempersiapkan kotak pertolongan pertama juga menjadi hal yang krusial. Pastikan kotak tersebut dilengkapi dengan obat-obatan selain perban dan plester, agar siap menghadapi kemungkinan cedera saat situasi darurat.
Persiapkan juga persediaan makanan yang tahan lama. Makanan kaleng, beras, dan makanan instan dapat menjadi penyelamat ketika akses ke pasar mengalami hambatan.
Baca juga: Universitas Islam Bandung dan Universitas Pasundan Bantah Keterlibatan TNI-Polri di Kericuhan
Perlunya Komunikasi yang Efektif
Komunikasi dalam keadaan krisis sangatlah penting. Disarankan untuk memiliki rencana komunikasi dengan anggota keluarga mengenai siapa yang dihubungi dan lokasi aman untuk berkumpul.
Penting untuk menyimpan nomor kontak essential pada tempat yang mudah diakses, tidak hanya mengandalkan ponsel karena jaringan bisa terganggu di saat darurat.
Gunakan alat komunikasi alternatif yang tidak bergantung pada internet, seperti radio dua arah atau aplikasi pesan yang dapat berfungsi secara offline.
Membangun Ketahanan Mental
Ketahanan mental merupakan aspek yang tidak kalah penting dari persiapan fisik. Kemampuan untuk mengelola stres serta mempertahankan sikap positif bisa membantu bertahan dalam kondisi sulit.
Latihan menghadapi situasi darurat secara berkala dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk bertindak cepat dalam keadaan yang mendesak. Simulasi juga membantu dalam mengasah kecepatan respons.
Berkolaborasi dengan komunitas atau kelompok dukungan dapat memperkuat mental kolektif. Berbagi informasi dan pengalaman membuat kita lebih siap dalam menghadapi situasi krisis.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: