Bibir kering adalah masalah umum yang dialami banyak orang selama ibadah puasa. Kurangnya asupan cairan dan perubahan cuaca menjadi faktor utama yang memicu kondisi ini.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika
Dampak dari bibir kering tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi hingga perdarahan pada bibir.
Penyebab Bibir Kering Saat Berpuasa
Di Indonesia, puasa berlangsung lebih dari 12 jam, yang membuat tubuh kehilangan cairan dengan signifikan. Saat dehidrasi, lapisan pelembap alami pada bibir juga bisa mengering.
Paparan sinar matahari dan angin dapat memperburuk keadaan. Musim kemarau dengan suhu tinggi meningkatkan risiko bibir kering, terutama di daerah beriklim panas.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Cara Menjaga Kelembapan Bibir
Penting untuk mengonsumsi cukup cairan saat sahur dan berbuka untuk menjaga kelembapan bibir. Meningkatkan asupan air mineral dan menghindari minuman berkafein sangat disarankan untuk membantu hidrasi tubuh.
Menggunakan pelembap bibir yang mengandung bahan alami seperti shea butter atau minyak kelapa juga efektif. Produk-produk ini dapat memberikan lapisan pelindung yang mencegah kehilangan kelembapan.
Tips Tambahan untuk Menghindari Bibir Kering
Hindari kebiasaan menjilat bibir karena ini dapat menyebabkan kekeringan yang lebih parah. Air liur akan cepat menguap, membuat bibir semakin kering daripada sebelumnya.
Pertimbangkan untuk menggunakan humidifier di dalam ruangan untuk menjaga kelembapan udara. Ini sangat membantu dalam menjaga kelembapan bibir selama puasa.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: