Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 21:26 WIB

Kondisi Perut Kembung Usai Mengonsumsi Susu: Memahami Intoleransi Laktosa

Author

Kondisi Perut Kembung Usai Mengonsumsi Susu: Memahami Intoleransi Laktosa

Perut kembung setelah mengonsumsi susu merupakan masalah umum yang dialami oleh banyak orang. Situasi ini sering menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan adanya intoleransi laktosa, kondisi di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa, gula yang terdapat dalam susu dan produk olahannya.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Pengertian Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa adalah kondisi di mana tubuh kekurangan enzim laktase, yang diperlukan untuk mencerna laktosa. Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna dapat menyebabkan fermentasi di usus, menghasilkan gas.

Prevalensi intoleransi laktosa bervariasi di seluruh dunia. Di Indonesia, diperkirakan sekitar 70% dari populasi mengalami intoleransi ini dalam beberapa derajat.

Gejala yang muncul biasanya meliputi kembung, diare, nyeri perut, dan mual. Gejala ini cenderung muncul dalam waktu beberapa jam setelah mengonsumsi produk susu.

Gejala dan Diagnosis

Gejala intoleransi laktosa dapat bervariasi dari yang ringan hingga cukup parah. Beberapa individu mungkin hanya mengalami sedikit kembung, sementara yang lain bisa mengalami diare hebat.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Untuk mendiagnosis intoleransi laktosa, dokter biasanya melakukan beberapa tes, seperti tes toleransi laktosa atau tes hidrogen nafas. Hasil tes ini dapat membantu menentukan seberapa besar respons tubuh terhadap laktosa.

Penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan agar mendapatkan diagnosis yang tepat. Ini akan memastikan bahwa gejala yang dialami tidak disebabkan oleh kondisi medis lain yang lebih serius.

Alternatif dan Pengelolaan

Bagi mereka yang mengalami intoleransi laktosa, terdapat beberapa alternatif susu yang dapat dikonsumsi. Misalnya, susu almond, susu kedelai, atau susu tanpa laktosa yang kini banyak tersedia di pasaran.

Terdapat juga suplemen enzim laktase yang dapat diambil sebelum mengonsumsi produk susu untuk membantu mencerna laktosa. Ini dapat menjadi solusi bagi individu yang masih ingin menikmati produk susu.

Pola makan yang baik dan memperhatikan asupan nutrisi juga sangat penting. Meskipun harus menghindari laktosa, tetap ada banyak sumber kalsium lain yang bisa dikonsumsi.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU