Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 13:38 WIB

Kolak: Warisan Kuliner yang Mendampingi Ramadan Sejak Zaman Dulu

Author

Kolak: Warisan Kuliner yang Mendampingi Ramadan Sejak Zaman Dulu

Kolak, sebuah hidangan manis berbahan baku pisang, ubi, atau ketela, menjadi salah satu sajian primadona saat berbuka puasa di bulan Ramadan. Makanan ini terkenal tidak hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga kandungan gizi yang baik.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Sejak kapan kolak masuk dalam daftar makanan ikonik saat berbuka? Berbagai cerita dan sejarah menjelaskan keberadaan kuliner ini yang telah terjalin kuat dengan tradisi masyarakat Indonesia.

Sejarah dan Asal Usul Kolak

Kolak memiliki akar sejarah yang mendalam di Indonesia, dengan sejumlah versi yang menggambarkan asal-usulnya. Dikenal berasal dari tradisi masyarakat Jawa, kolak telah ada sejak zaman kerajaan dan sering kali disajikan dalam upacara ritual.

Dalam literatur kuliner, kolak juga dihubungkan dengan pengaruh budaya Hindu dan Islam yang masuk ke Nusantara. Seiring waktu, variasi resep dan cara penyajiannya berkembang berkat kedatangan para pedagang dan pelancong dari berbagai daerah.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Kolak dalam Tradisi Berbuka Puasa

Selama bulan Ramadan, kolak hampir selalu hadir di setiap meja berbuka puasa di Indonesia, menjadikannya sebagai simbol momen kebersamaan keluarga. Keberadaan kolak sering kali menambah nikmatnya suasana berbuka.

Tradisi berbuka dengan kolak semakin kaya dengan banyaknya variasi yang diciptakan, seperti kolak pisang, kolak ubi, dan kolak ketan. Setiap daerah mempunyai ciri khas tersendiri, mewakili keragaman budaya dan kuliner Indonesia.

Popularitas Kolak dalam Budaya Modern

Di era modern, kolak mengalami transformasi dengan inovasi kuliner yang semakin banyak. Kreasi unik seperti kolak durian dan kolak mini menambah daya tarik hidangan ini dalam pasar makanan.

Kolak kini tidak hanya menjadi sajian buka puasa, tetapi juga menjadi oleh-oleh khas selama Ramadan. Penjual kolak tersebar di berbagai sudut kota Indonesia, mencerminkan tingkat popularitasnya yang terus meningkat.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU