Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 19:40 WIB

Makanan yang Harus Dihindari untuk Mengatasi Asam Lambung

Author

Makanan yang Harus Dihindari untuk Mengatasi Asam Lambung

Asam lambung yang meningkat dapat menjadi masalah serius bagi banyak orang. Dengan mengetahui makanan yang sebaiknya dihindari, kita bisa menjaga kesehatan pencernaan lebih baik.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis

Ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu atau memperburuk gejala asam lambung. Berikut adalah daftar makanan yang perlu diperhatikan saat mengalami gangguan ini.

Makanan Pedas dan Berlemak

Makanan pedas kerap kali menjadi penyebab utama peningkatan asam lambung. Cabai dan rempah yang kuat bisa mengiritasi lambung, memperburuk gejala, dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Selain itu, makanan berlemak juga perlu diwaspadai. Gorengan serta daging berlemak dapat memperlambat proses pencernaan yang pada gilirannya mengakibatkan peningkatan asam lambung.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Minuman Berkafein dan Bersoda

Kafein yang terkandung dalam kopi dan teh diketahui dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Bagi mereka yang sensitif, mengurangi konsumsi minuman ini dapat membantu meringankan gejala yang muncul.

Minuman bersoda juga sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan tekanan dalam perut dan menyebabkan gas. Hal ini dapat memicu refluks asam yang berpotensi memperburuk kondisi.

Makanan Tinggi Gula dan Karbohidrat Olahan

Makanan dengan kandungan gula tinggi, khususnya makanan manis, berpotensi menyebabkan peningkatan kadar asam lambung. Kue, permen, dan minuman manis sebaiknya diminimalkan untuk menjaga kondisi pencernaan.

Karbohidrat olahan seperti roti putih dan pasta juga bisa berkontribusi terhadap masalah asam lambung. Makanan ini dapat mengalami fermentasi dalam usus, menghasilkan gas yang memberikan tekanan kepada lambung.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU