Cacar air adalah penyakit yang umum dialami oleh anak-anak dan bisa menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Namun, penanganannya faktanya tidak terlalu rumit dan aman dilakukan.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Gejala gatal yang muncul akibat cacar air dapat membuat anak merasa tidak nyaman, tetapi terdapat berbagai cara untuk mengatasinya tanpa memicu efek samping yang merugikan.
Apa Itu Cacar Air?
Cacar air, atau varicella, diakibatkan oleh virus varicella-zoster. Penyakit ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah berisi cairan yang sangat khas.
Kondisi ini lebih umum terjadi pada anak-anak, terutama bagi mereka yang belum divaksinasi. Walaupun menular, cacar air umumnya dapat sembuh sendiri dalam hitungan minggu.
Gejala yang muncul diawali dengan manifestasi yang mirip flu, termasuk demam ringan dan kelelahan sebelum bintik-bintik khas timbul. Memantau kesehatan anak pada fase ini sangat penting.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan
Gejala Cacar Air dan Penanganannya
Gejala awal cacar air sering kali dimulai dengan demam, sakit kepala, dan kelelahan, yang diikuti oleh munculnya ruam. Ruam tersebut akan berkembang dari bintik merah menjadi lepuhan.
Meredakan rasa gatal yang timbul sangat diperlukan untuk menjaga kenyamanan anak. Salah satu cara yang direkomendasikan adalah menggunakan krim atau lotion yang diberikan oleh dokter.
Selain itu, mandi dengan air oatmeal atau menambahkan baking soda dalam bak mandi juga diketahui efektif untuk mengurangi rasa gatal. Penting juga untuk menjaga kebersihan area bermasalah agar terhindar dari infeksi.
Obat Gatal yang Aman untuk Anak
Ada berbagai obat yang dapat direkomendasikan untuk mengatasi gatal yang disebabkan oleh cacar air. Salep calamine dan antihistamin adalah dua pilihan yang umum dipertimbangkan.
Saat memberikan obat kepada anak, selalu perhatikan dosis yang dianjurkan dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Penggunaan obat yang sesuai dapat mempercepat proses penyembuhan.
Orang tua juga harus menghindarkan anak dari kebiasaan menggaruk luka cacar, karena ini dapat menimbulkan infeksi tambahan. Mengalihkan perhatian mereka dengan aktivitas yang menyenangkan dapat membantu.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: