Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 21:18 WIB

Mantan Presiden Universitas Harvard Mundur Usai Terlibat Kontroversi Epstein

Author

Mantan Presiden Universitas Harvard Mundur Usai Terlibat Kontroversi Epstein

Universitas Harvard telah mengonfirmasi bahwa Lawrence H. Summers mengundurkan diri dari seluruh aktivitas mengajarnya, berlaku efektif pada akhir tahun ajaran ini.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Langkah ini diambil setelah universitas meninjau keterkaitan Summers dengan dokumen-dokumen milik pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Resmi Mundur dari Jabatan Akademis

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, juru bicara Harvard, Jason Newton, menjelaskan bahwa keputusan tersebut mengikuti peninjauan terkait dokumen-dokumen yang mencakup komunikasi Summers dengan Epstein.

Dekan Harvard Kennedy School, Jeremy Weinstein, menyatakan bahwa pengunduran diri Summers diterima dari posisinya di Mossavar-Rahmani Center for Business and Government.

Summers yang menjabat sebagai presiden Harvard antara 2001 hingga 2006 juga menetapkan untuk mengakhiri perannya di fakultas pada akhir tahun ajaran.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Keterlibatan dengan Jeffrey Epstein

Universitas Harvard melaksanakan peninjauan setelah sejumlah dokumen yang menunjukkan korespondensi antara Summers dan Epstein dirilis pada tahun 2025.

Laporan media di AS menyebutkan bahwa Summers telah menjalin hubungan dengan Epstein selama bertahun-tahun, termasuk berkunjung ke pulau pribadi dan bepergian dengan jet pribadi milik Epstein.

Keputusan pengunduran diri ini menunjukkan respon terhadap situasi yang dianggap sensitif, menyangkut reputasi Harvard.

Dampak Kontroversi Jeffrey Epstein

Jeffrey Epstein dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual yang memiliki kedekatan dengan beberapa tokoh penting, termasuk mantan pemimpin dunia.

Sosok Epstein memiliki pengaruh yang luas, melibatkan banyak individu yang terperangkap dalam perjuangan hukum panjang terkait dengan jaringannya.

Kisah Epstein lebih dari sekadar masalah pribadi; ia mencerminkan jaringan yang lebih luas terkait penyalahgunaan kekuasaan dan kejahatan.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU