Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 11:35 WIB

Azan Pertama di Old Trafford: Momen Bersejarah untuk Komunitas Muslim

Author

Azan Pertama di Old Trafford: Momen Bersejarah untuk Komunitas Muslim

Azan pertama kalinya bergema di Old Trafford, markas Manchester United, dipimpin oleh qari Ibrahim Idris. Acara ini menjadi momentum bersejarah bagi komunitas Muslim di Inggris sekaligus menunjukkan komitmen klub dalam mempromosikan keragaman.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Dengan dihadiri oleh banyak penggemar, Ibrahim Idris memimpin pembacaan azan dengan suara merdu. Kegiatan ini turut diwarnai oleh acara buka puasa yang diselenggarakan oleh Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC).

Momen Bersejarah di Kandang Setan Merah

Old Trafford, sebagai pusat perhatian ribuan penggemar sepak bola, menyaksikan azan pertama kali dikumandangkan dengan khidmat. Ibrahim Idris memimpin pembacaan azan di tribun barat stadion, menjadikan acara ini istimewa.

Dalam postingan resmi Manchester United Muslim Supporters Club (MUMSC), kehadiran Ibrahim ditekankan sebagai bentuk komitmen klub untuk menciptakan lingkungan yang inklusif. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan representasi nyata dari dukungan klub terhadap keberagaman dan penerimaan.

Acara buka puasa yang berlangsung bersamaan dengan dikumandangkannya azan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa tahun lalu. Hal ini menunjukkan semangat komunitas Muslim di Inggris dalam mempromosikan nilai-nilai positif melalui kegiatan sosial yang bernuansa religius.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Profil Ibrahim Idris

Ibrahim Idris adalah seorang qari berbakat yang memulai perjalanan mendalami Al-Quran pada usia 12 tahun. Dia sempat terjun ke dunia sepak bola pada usia 15 tahun, tetapi tetap mempertahankan hafalan Al-Qurannya.

Untuk memperdalam ilmunya, Ibrahim bersekolah di asrama yang fokus pada pengetahuan agama. Di luar bidang agama, ia juga aktif berbisnis dengan mendirikan Ibi Idris Academy, sebuah lembaga pendidikan untuk anak-anak.

Dedikasi Ibrahim terlihat tidak hanya dalam hal keagamaan, tetapi juga dalam mendukung pendidikan dan menciptakan kesempatan untuk generasi mendatang. Itu menciptakan dampak positif bagi komunitas di sekitarnya.

Aktivitas Media Sosial Ibrahim Idris

Sebagai qari yang aktif, Ibrahim dikenal melalui karyanya di bidang agama dan sebagai kreator konten di media sosial. Ia mengunggah bacaan Al-Quran melalui berbagai platform, termasuk TikTok, YouTube, dan Spotify.

Salah satu video yang menarik perhatian adalah unggahan pada Desember 2023, yang menyoroti pengalaman dan transisi konten yang lebih mengedepankan penyampaian Al-Quran. Ia juga memasukkan lagu 'Waqafa Al Telfo' oleh Ahmed Bukhatir dalam videonya, yang semakin menarik perhatian penonton.

Dengan kehadirannya di media sosial, Ibrahim efektif mempromosikan ajaran Islam, menjangkau audiens yang lebih luas, dan menarik minat individu dari latar belakang yang beragam.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Klub Prancis Lille

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU